Salurkan Bantuan untuk Penyintas, DT Peduli Tempuh Perjalanan yang Tak Biasa

LUWU – DT Peduli menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk para penyintas bencana banjir bandang dan tanah longsor di pengungsian. Saat ini, jumlah jiwa yang tinggal di pengungsian Desa Sangtandung, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, adalah 37 jiwa.

Sabtu (9/10) siang, tim DT Peduli berbelanja paket kebutuhan shelter kit untuk didistribusikan kepada para penyintas. Untuk menjangkau pasar, tim harus menempuh perjalanan kurang lebih 40 kilometer dari pos DT Peduli.

Setelah semua kebutuhan bantuan terkumpul, tim kemudian menyalurkannya ke pengungsian dengan menempuh jarak kurang lebih 30 kilometer dari pos DT Peduli. Perjalanan dilakukan dengan menggunakan sepeda motor lantaran kondisi jalan tak memungkinkan diakses kedaraan roda empat. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki selama kurang lebih 45 menit.

Marliani, salah seorang warga yang tinggal di pengungsian mengungkapkan kegembiraannya setelah mendapatkan bantuan. Ia juga mengungkapkan perasaannya selama tinggal di pengungsian.

“Selama tinggal di pengungsian, nafsu makan kami hilang, mie yang menjadi makanan yang sering kami makan pun terasa hampa selama tinggal di sini. Kami juga hanya makan sekali dalam sehari. Kami sangat berterima kasih atas bantuan yang diberikan DT Peduli kepada kami. Paling tidak, bisa membuat tidur kami nyenyak selama berada di pengungsian,” ujar Marliani.

Terpisah, Koordinator Lapangan, Muhammad Fadli, mengatakan, bantuan yang disalurkan di pengungsian adalah sebanyak tiga puluh paket dengan masing-masing paketnya terdiri atas lima jenis.

“Alhamdulillah, kemarin kami menyalurkan bantuan berupa shelter kit beerupa terpal, selimut, tikar, senter, dan hygiene kit ke titik pengungsian di Desa Sangtandung," kata Fadil, Senin (11/9). (Astri)