Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | SUKABUMI -Pada Rabu, (1/2), Daarut Tauhiid (DT) Peduli Sukabumi melalui Koperasi Pemberdayaan Ummat (KOPMU) DT melaksanakan Kegiatan Sosialisasi Program dan Survei Wawancara Calon Penerima Manfaat (CPM) Desa Sejahtera DT Peduli, di Wilayah Kampung Haji BPKH Nyalindung, Sukabumi. Kegiatan berlangsung sejak pukul 08.00 WIB sampai 17.00 WIB, dan melibatkan warga setempat sebagai calon peserta program pemberdayaan.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan Program Desa Sejahtera DT Peduli sekaligus menghimpun data kebutuhan masyarakat, khususnya pada aspek ekonomi keluarga, aktivitas Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), potensi wilayah, serta faktor sosial dan lingkungan lainnya. Survei dilakukan melalui wawancara terstruktur untuk memastikan program yang dirancang tepat sasaran dan berbasis kebutuhan masyarakat.
Sebanyak 19 orang Warga Kampung Haji BPKH mengikuti kegiatan sosialisasi dan wawancara. Data yang diperoleh selanjutnya akan dianalisis sebagai dasar penyusunan perencanaan program pemberdayaan lanjutan, termasuk penguatan UMKM, akses permodalan syariah, pelatihan kewirausahaan, serta pendampingan usaha berkelanjutan
Program Desa Sejahtera DT Peduli merupakan inisiatif strategis untuk mendorong transformasi masyarakat, dari penerima manfaat (mustahik) menuju masyarakat yang mandiri dan sejahtera secara berkelanjutan. Program ini mengintegrasikan intervensi di bidang dakwah, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial kemanusiaan. Sejalan dengan visi dan misi baru DT Peduli yaitu menjadi lembaga pemberdayaan yang mewujudkan masyarakat adil, sejahtera, mandiri, dan berkelanjutan, serta menyelenggarakan program pemberdayaan masyarakat di bidang dakwah, ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan sosial kemanusiaan untuk meningkatkan kualitas hidup mustahik menjadi muzakki.
Aji, salah seorang Warga Kampung Haji BPKH menyampaikan apresiasinya.“Kami sangat bersyukur ada Program Desa Sejahtera dari DT Peduli. Selama ini kami punya usaha kecil, tapi belum tertata. Mudah-mudahan dengan pendampingan ini usaha kami bisa berkembang dan ekonomi keluarga lebih baik,” ungkap Aji.
Dodi Sutisna, Manajer USPPS & Program Pemberdayaan KOPMU-DT, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal dalam membangun ekosistem pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kampung Haji BPKH. “Sosialisasi dan survei ini menjadi pondasi penting untuk merancang program pemberdayaan yang tepat sasaran. Kami berharap masyarakat Kampung Haji dapat tumbuh menjadi komunitas yang mandiri secara ekonomi dan berdaya secara sosial,” jelasnya.
DT Peduli Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program pemberdayaan yang terukur, partisipatif, dan berkelanjutan, sehingga masyarakat tidak hanya terbantu secara jangka pendek, tapi juga mampu bangkit menjadi pelaku ekonomi yang mandiri dan berkontribusi sebagai muzakki di masa depan.
Baca Juga : Dorong Kemandirian Santri, DT Peduli Sukabumi Gulirkan Program Zakat Produktif di Pesantren Baiti Jannati
Penulis : Gyn
Penyunting : Cristi A. Sarif