Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

Langkah Safana Menembus Pelosok: Dari Penerima Beasiswa, Kini Jadi Relawan Salurkan Mushaf Al-Qur'an
 

 

Langkah Safana Menembus Pelosok: Dari Penerima Beasiswa, Kini Jadi Relawan Salurkan Mushaf Al-Qur'an

Dipublish pada:

11 Feb 2026


DTPEDULI.ORG | SUKABUMI – Menyusuri jalanan menanjak dan berbatu menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan oleh Safana. Remaja asal Kampung Cisarua, Desa Cikahuripan, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi itu kini bergabung menjadi relawan yang menyalurkan mushaf al-Qur’an ke pelosok daerah Sukabumi. 

Sebelumnya, Safana merupakan Alumni Beasiswa Pelajar Daarut Tauhiid (DT) Peduli Sukabumi Tahun 2024. Beasiswa yang pernah ia terima tidak hanya membantu pendidikannya, tapi juga menumbuhkan kepedulian sosial dalam dirinya. Kini, saat duduk di bangku kelas XII SMA Plus Al Farhan, Safana mendapatkan kesempatan mengikuti program magang di Badiuzaman Berbagi, mitra kolaborasi DT Peduli Sukabumi dalam Program Sedekah Al-Qur’an.

Kesempatan tersebut menjadi pintu bagi Safana untuk merasakan langsung proses penyaluran bantuan. Ia dipercaya menjadi bagian tim dokumentasi dalam kegiatan penyaluran sedekah al-Qur’an pada Sabtu, (7/2).

Perjalanan menuju lokasi penyaluran bantuan tidak semudah yang dibayangkan. Jalanan terjal, licin, dan berbatu harus dilalui. Bahkan, Safana bersama tim harus berjalan kaki menempuh jarak beberapa kilometer untuk sampai ke lokasi tujuan. Namun, di balik lelahnya perjalanan, Safana justru menemukan pengalaman yang menggetarkan hatinya.

Alhamdulillah, saya sangat bersyukur mendapat kesempatan untuk ikut berkontribusi dalam program penyaluran ke pelosok. Ini pengalaman pertama saya turun langsung ke daerah yang akses jalannya tidak semudah yang biasa kita lewati,” ungkap Safana. 

Semakin jauh melangkah, semakin banyak pelajaran yang ia rasakan. Safana melihat secara langsung kehidupan masyarakat di pelosok yang tetap berjuang dengan segala keterbatasan. Hal itu menumbuhkan rasa haru sekaligus kekaguman dalam dirinya. 

Ia juga menyaksikan para relawan bekerja penuh semangat, bahkan menjangkau wilayah yang jarang tersentuh bantuan. Baginya, momen tersebut menjadi pengingat bahwa kepedulian bisa diwujudkan melalui langkah nyata, sekecil apa pun.

“Kagum melihat perjuangan warga di sana. Saya juga sangat mengapresiasi para relawan yang terus berusaha menjangkau daerah pelosok agar mereka tetap merasakan perhatian dan bantuan,” ungkapnya.

Perjalanan Safana menjadi bukti bahwa kebaikan yang pernah diterima dapat tumbuh menjadi kebaikan baru bagi orang lain. Dari seorang penerima manfaat, kini ia menjelma menjadi bagian dari tangan-tangan kebaikan yang menyalurkan harapan hingga ke pelosok Sukabumi.  

Baca Juga : Ringankan Beban Peternak Binaan, DT Peduli Sukabumi Kembali Salurkan Sembako 

Penulis : ACR

Penyunting : Cristi A. Sarif 

Ditulis Oleh:

Administrator