Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

Dorong Kemandirian Santri, DT Peduli Sukabumi Gulirkan Program Zakat Produktif di Pesantren Baiti Jannati
 

 

Dorong Kemandirian Santri, DT Peduli Sukabumi Gulirkan Program Zakat Produktif di Pesantren Baiti Jannati

Dipublish pada:

06 Jan 2026


DTPEDULI.ORG | SUKABUMI – DT Peduli Sukabumi terus mengoptimalkan potensi zakat produktif sebagai instrumen kemandirian ekonomi umat. Melalui program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat, santri di Pondok Pesantren Baiti Jannati, Kota Sukabumi, kini dibekali modal usaha dan keterampilan wirausaha jangka panjang, pada Jumat (19/12/2025). 

Program yang berlokasi di Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu ini melibatkan santri sebagai pelaku utama. Dengan memanfaatkan dana zakat produktif dari para donatur, para santri didorong untuk mengembangkan unit usaha produksi sabun yang dikelola secara profesional di lingkungan pesantren.

zakat produktif sukabumi 2.jpg 55.76 KB
Ketua Umum Kewirausahaan Baiti Jannati, Muhammad Nasirudin, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya atas dukungan yang diberikan oleh DT Peduli. Menurutnya, program ini memiliki dampak ganda, yakni sebagai penopang operasional pesantren sekaligus laboratorium pembelajaran bagi santri. 

“Alhamdulillah kami sangat bersyukur, bahagia sekali, menghaturkan terima kasih. Kami sangat mengapresiasi dan terharu dengan dukungan luar biasa dari Daarut Tauhiid. Unit usaha sabun ini keuntungannya digunakan untuk operasional pesantren dan pengembangan,” ujar Nasirudin. 

Lebih lanjut, Nasirudin menjelaskan bahwa proyek ini menjadi wadah praktik langsung bagi santri untuk memahami ekosistem bisnis secara utuh. 

“Unit usaha ini juga menjadi semacam kelas kewirausahaan untuk para santri agar mampu mempelajari bagaimana memproduksi sabun, memasarkan, hingga mengurus izin dan mereknya. Manfaat yang dirasakan begitu besar, selain dari keuntungan juga sebagai unit pembelajaran. Santri sangat bersyukur, Jazakumullah ahsanal jaza kepada Daarut Tauhiid,” tambahnya. 

Pihak DT Peduli Sukabumi menekankan bahwa melalui pengelolaan yang tepat, zakat tidak hanya dirasakan manfaatnya sesaat sebagai bantuan konsumtif, tetapi menjadi modal pemberdayaan yang membekali santri dengan nilai tanggung jawab, kerja keras, dan kemandirian. 

Dukungan para donatur menjadi kunci utama terwujudnya program ini. Diharapkan, unit usaha produksi sabun di Pesantren Baiti Jannati dapat menjadi inspirasi bagi pesantren lain untuk menciptakan keberlanjutan ekonomi berbasis nilai-nilai keislaman. 

Baca juga: MTT Sumbagteng dan DT Peduli Riau Resmikan Program Wirausaha Sejahtera di Pekanbaru 

Penulis: Bagus Saefullah 

Penyunting: Agus ID 

Ditulis Oleh:

Administrator