Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | GAZA – Memasuki awal tahun 2026, DT Peduli kembali menegaskan komitmennya dalam membantu warga Palestina yang terdampak konflik berkepanjangan. Sebanyak 4.000 porsi makanan siap saji (hotmeal) disalurkan bagi para pengungsi di Jalur Gaza selama dua hari, Kamis (1/1/2026) dan Sabtu (2/1/2026)
Bantuan pangan berupa nasi dan daging kaleng ini menyasar sekitar 1.000 keluarga pengungsi, dengan estimasi setiap keluarga terdiri atas empat hingga enam jiwa. Program ini hadir sebagai solusi cepat untuk memenuhi kebutuhan gizi harian warga yang kini hidup dalam kondisi serba terbatas di tenda-tenda darurat.

Dalam pelaksanaannya, DT Peduli bersinergi dengan mitra lokal Al-Khair Foundation (AKF). Perwakilan AKF menjelaskan bahwa seluruh proses penyiapan makanan dilakukan langsung di lapangan dengan standar kebersihan yang terjaga.
“Mengamalkan sabda Nabi tercinta Shallallahu 'alaihi wa sallam: ‘Barangsiapa yang memberi makan seorang Muslim yang kelaparan, maka Allah akan memberinya makan dari buah-buahan surga’. Kami memberikan makanan ini untuk memperkuat keteguhan mereka, sekaligus sebagai pesan solidaritas bahwa dukungan ini melampaui segala batas negara,” ujar perwakilan AKF saat proses peyaluran di wilayah Deir Al-Balah. Kehadiran bantuan hotmeal ini tidak hanya berfungsi sebagai penopang fisik, tetapi juga menjadi suntikan moral bagi warga Gaza agar tetap teguh menghadapi situasi sulit. Pihak AKF juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada masyarakat Indonesia yang terus konsisten memberikan dukungan.
“Dari tanah Gaza, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur melalui DT Peduli dan rakyat Indonesia yang dermawan atas solidaritasnya. Semoga Allah SWT menerima amal ini dan mengangkat derajat para donatur di dunia maupun akhirat,” tutupnya.
Melalui program berkelanjutan ini, DT Peduli memastikan amanah dari para donatur tersampaikan langsung kepada mereka yang paling membutuhkan di garis depan krisis kemanusiaan dunia.
Baca juga: Tembus Blokade dan Cuaca Ekstrem, Paket Pangan DT Peduli Jangkau 1.000 Pengungsi di Jalur Gaza
Penyunting: Agus ID