Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

Rumah Tumbuh, Asa yang Bangkit Penyintas Banjir Aceh Tamiang
 

 

Rumah Tumbuh, Asa yang Bangkit Penyintas Banjir Aceh Tamiang

Dipublish pada:

29 Jan 2026


DTPEDULI.ORG | ACEH TAMIANG – Tempat nyaman untuk berteduh adalah rumah. Namun, hal itu tidak lagi berlaku bagi sebagian warga terdampak banjir di Aceh dan Sumatera. Rumah-rumah mereka hanyut tergerus banjir bandang, menyisakan tanah berlumpur yang kemudian mengeras. 

Sebagai upaya pemenuhan kebutuhan tempat berteduh bagi warga terdampak banjir Aceh–Sumatera, DT Peduli menyalurkan bantuan berupa program Rumah Tumbuh atau hunian tetap di atas tanah milik warga. Program ini dilaksanakan di Dusun Murni, Desa Sekerak, Aceh Tamiang. Pada tahap awal, sebanyak lima unit Rumah Tumbuh dibangun sebagai percontohan. 

Rumah Tumbuh dirancang agar dapat dikembangkan di kemudian hari. Setelah hunian dasar selesai dibangun, warga dapat menyesuaikan dan memperluas rumah sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing. Dari konsep inilah nama Rumah Tumbuh berasal.

rumah tumbuh 2.jpg 189.94 KB
Proses pembangunan rumah dilakukan secara gotong royong oleh warga. Rumah yang dibangun menjadi harapan baru, setidaknya sebagai tempat beristirahat setelah melalui masa-masa sulit. Rasa syukur dirasakan oleh salah satu penerima manfaat, Irhamudin. 

“Alhamdulillah, semoga rumah ini berkah, baik untuk kami yang menempati maupun untuk semua pihak yang telah membantu, menyumbangkan tenaga dan dana,” ujarnya di sela pembangunan Rumah Tumbuh, Rabu (28/1/2026). 

Di tengah keterbatasan, Ia tetap berprasangka baik dan saling menguatkan meski kondisi belum sepenuhnya pulih. 

“Begitu banyak berkah dari bencana ini. Begitu banyak ukhuwah yang terjalin selama masa sulit. Semoga ukhuwah dan berkah ini terus melimpahi kita dan mendapat rida Allah SWT,” lanjut Irhamudin. 

Melalui program Rumah Tumbuh, DT Peduli tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan kembali rasa aman, harapan, dan semangat bangkit bagi warga terdampak bencana.  

Di atas tanah yang sempat dilanda lumpur dan kehilangan, kini berdiri hunian sederhana yang menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, dan ikhtiar bersama untuk menata kembali kehidupan yang lebih baik. 

Baca juga: DT Peduli Sumut Salurkan Sembako dan Wakaf Al-Qur’an di Aceh Tamiang 

Penulis: Alman/AID 

Penyunting: Agus ID 

Ditulis Oleh:

Administrator