Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

DT PEDULI Gelar Focus Group Disscussion Bertajuk Indonesia for Palestine
 

 

DT PEDULI Gelar Focus Group Disscussion Bertajuk Indonesia for Palestine

Dipublish pada:

29 Jan 2026


DTPEDULI.ORG | JAKARTA - Di tengah krisis kemanusiaan yang masih melanda bumi para nabi, semangat solidaritas masyarakat Indonesia kembali dikukuhkan dalam sebuah forum strategis. Bertempat di Hotel RA Suites Simatupang, Jakarta Selatan, gelaran Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Indonesia for Palestine" sukses mempertemukan berbagai elemen bangsa untuk merumuskan langkah nyata bagi kemerdekaan dan pemulihan Palestina,  pada Selasa, (27/).

Acara yang berlangsung khidmat ini diinisiasi sebagai wadah konsolidasi antara lembaga amil zakat, akademisi, hingga figur publik. Hadir sebagai tokoh kunci, Direktur Utama DT Peduli, Jajang Nurjaman, memimpin langsung keterlibatan DT Peduli dalam forum tersebut.

Tidak hanya dari kalangan filantropi, forum ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), sejumlah tokoh asli Palestina yang memberikan update kondisi terkini di lapangan, serta kalangan akademisi yang memberikan tinjauan geopolitik dan strategi bantuan jangka panjang. Acara semakin meriah meriahan dengan kehadiran musisi sekaligus influencer, Rizal Armada. Ia merepresentasikan suara generasi muda dan penggiat seni dalam gerakan kemanusiaan ini.

Dalam pemaparannya, Direktur Utama DT Peduli, Jajang Nurjaman, menekankan bahwa bantuan untuk Palestina tidak boleh hanya bersifat momentum, melainkan harus berkelanjutan dan terstruktur. "DT Peduli berkomitmen menjadi jembatan yang kokoh bagi rakyat Indonesia. FGD 'Indonesia for Palestine' ini adalah upaya kita bersama untuk memastikan bahwa setiap rupiah dan doa yang dipanjatkan oleh masyarakat dikelola melalui strategi kolaboratif yang efektif, transparan, dan berdampak luas bagi saudara-saudara kita di sana," tuturnya. 

Selanjutnya, Rizal Armada sebagai salah seorang narasumber memberikan warna tersendiri. Ia mengajak komunitas dan pengikutnya di media sosial untuk terus menyuarakan isu Palestina agar tidak redup ditelan zaman. Sementara itu, narasumber dari MUI dan tokoh Palestina memberikan landasan syar’i serta fakta empiris tentang kebutuhan mendesak di sektor pendidikan dan kesehatan pasca-konflik.

FGD ini menghasilkan beberapa poin kesepakatan strategis terkait penyaluran bantuan terpadu, kampanye edukasi lintas komunitas, serta penguatan advokasi internasional yang digalang bersama oleh lembaga amil zakat yang hadir.

Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk menjadikan program "Indonesia for Palestine" sebagai gerakan kolektif yang mempersatukan perbedaan demi satu tujuan: kemanusiaan dan keadilan bagi Palestina.

Penyunting : Cristi A. Sarif 

 


Ditulis Oleh:

Administrator