Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | GUNUNGKIDUL – Mushala Al-Huda di Kedungpoh Kidul kini memiliki warna baru dalam aktivitas keagamaannya. Setiap malam Jumat selepas salat Magrib, para jamaah berkumpul untuk menghidupkan tradisi tilawah Surat Al-Kahfi berjamaah. Kegiatan khidmat ini dipelopori oleh santri khidmat DT, Deden Hidayatullah, pada Kamis (8/1/2026).
Kehadiran santri pengabdian di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pendidikan anak-anak di TPA, tetapi juga menyentuh pembinaan sosial bagi orang dewasa. Tradisi rutin ini terbukti efektif meningkatkan antusiasme warga untuk salat berjamaah sekaligus menjadi ajang silaturahmi yang hangat. 
"Kami sangat menunggu kegiatan ini setiap minggu. Selain ibadah, kami bisa berkumpul, berbagi cerita, dan merasa seperti satu keluarga besar," ungkap Tri bahagia.
Kebersamaan warga biasanya berlanjut hingga selepas salat Isya. Di serambi Mushala, mereka menikmati makan malam bersama dengan hidangan sederhana yang dibawa dari rumah masing-masing. Suasana penuh kekeluargaan ini menjadi modal kuat dalam membangun ukhuwah islamiyah di desa tersebut.
Takmir Mushala Al-Huda, Wasno, menilai kehadiran santri muda memberikan dampak positif yang signifikan bagi dinamika beragama di desanya.
"Program seperti inilah yang kami butuhkan. Bisa tadarus bersama, silaturahmi, sekaligus makan bersama. Kehadiran santri muda seperti Mas Deden juga membuat anak-anak muda lain tertarik untuk terlibat," jelas Mbah Wasno.
Program pengabdian santri ini diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai konsistensi ibadah dan kebersamaan di hati masyarakat Kedungpoh Kidul. DT Peduli terus berkomitmen mengirimkan kader-kader terbaiknya untuk berkhidmat dan menjadi penggerak perubahan positif di pelosok negeri.
Penulis: Syukur
Penyunting: Agus ID