Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | BIREUEN – Akses jalan lintas utama yang menghubungkan Provinsi Sumatera Utara ke Banda Aceh lumpuh total setelah Jembatan Kutablang di Kabupaten Bireuen putus diterjang banjir bandang. Kondisi ini memicu terhambatnya pasokan logistik, termasuk bahan pangan dan bahan bakar, ke sejumlah wilayah terdampak di Aceh. 
“Tim DT Peduli melaporkan dari Jembatan Kutablang bahwa kondisi jembatan tersebut telah putus, mengakibatkan kelumpuhan total akses Sumatera Utara ke Banda Aceh. Hal ini membuat penyaluran logistik tersendat dan menyebabkan kelangkaan bahan pokok,” ungkap seorang relawan DT Peduli dalam laporannya, Selasa (3/12/2025).
Untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat, DT Peduli menggelar aksi penyaluran bantuan darurat di beberapa desa terdampak. Pada Selasa dan Rabu (2-3/12/2025), panyaluran bantuan logistik dilakukan di wilayah Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Desa Lueng Daneun, Desa Tingkem, dan Desa Blang Kubu. 
Penyaluran bantuan serupa juga menjangkau 220 kepala keluarga (920 jiwa) di Desa Lueng Daneun dan 250 kepala keluarga (1.000 jiwa) di Desa Blang Kubu, yang sama-sama menghadapi kendala akses dan kekurangan logistik. Sementara itu, di Desa Tingkem Kecamatan Kutablang, bantuan darurat sementara telah diberikan untuk 50 jiwa yang membutuhkan suplai pangan segera. 
“Situasi masih dinamis dan kebutuhan masyarakat masih besar. Kami terus bergerak memastikan bantuan sampai kepada penyintas banjir bandang yang paling membutuhkan,” kata relawan tersebut. 
Baca juga: Rumah Rata dengan Tanah, DT Peduli Salurkan Bantuan Logistik Dukung Dapur Umum di Pidie Jaya
Editor: Agus ID