Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | GAZA UTARA – Di tengah krisis pangan yang memburuk, DT Peduli menyalurkan bantuan melalui Program Roti Kemanusiaan kepada 2.250 warga Gaza Utara selama empat hari, dari Jumat (30/10/2025) hingga Ahad (2/11/2025). Program ini dirancang untuk menyediakan asupan gizi instan dan cepat saji bagi warga yang kehilangan akses bahan makanan, air bersih, dan sarana memasak.
Menurut laporan Integrated Food Security Phase Classification (IPC), lebih dari dua pertiga penduduk Gaza berada pada fase "Bencana" (IPC Fase 5), yang menunjukkan tingkat kelaparan ekstrem. Kondisi ini membuat warga bergantung sepenuhnya pada bantuan kemanusiaan untuk bertahan hidup.
Roti yang diproduksi secara lokal ini disalurkan oleh tim relawan DT Peduli ke berbagai titik pengungsian dan kawasan padat penduduk. Penyaluran diprioritaskan untuk kelompok rentan, termasuk anak-anak, ibu, dan lansia. 
Menurutnya, setiap potong roti yang diterima warga bukan hanya makanan, tetapi juga simbol kasih dan solidaritas dari masyarakat Indonesia yang terus mengalir melintasi batas-batas geografis. Ia mengungkapkan, program ini menjadi penegasan bahwa kepedulian masyarakat Indonesia masih hidup dan berdaya bagi Palestina. 
“Kami terus menyediakan bahan pokok roti yang esensial untuk kehidupan, sebagai dukungan bagi keluarga dan orang-orang yang kami cintai yang berpegang teguh pada tanah mereka di utara Jalur Gaza, dan bagi mereka yang kembali ke bumi yang diberkahi ini dari para pengungsi paksa di Jalur Gaza,” tuturnya. 
“Dari sini, dari utara Jalur Gaza, kami menyampaikan limpahan terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada DT Peduli atas upaya yang baik dan diberkahi ini. Kami memohon kepada Allah SWT untuk menerima apa yang telah kalian berikan dan untuk senantiasa melimpahkan nikmat berkorban di jalan-Nya kepada kalian,” pungkasnya.
Penulis: Ilm/AID
Editor: Agus ID