Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | MALANG – Tim DT Peduli Malang turun langsung ke Desa Tumpak, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, untuk melakukan survei lokasi rencana pengadaan penyaluran air bersih, pada Rabu (06/08/2025). Langkah ini menjadi awal dari upaya nyata memberikan solusi berkelanjutan bagi warga yang selama bertahun-tahun menghadapi kesulitan akses air bersih.
Survei dilakukan secara menyeluruh dengan meninjau kondisi sumber air yang ada, akses distribusi, hingga letak pemukiman warga yang menjadi prioritas penerima manfaat. Dari hasil pengamatan di lapangan, terungkap fakta yang cukup memprihatinkan, yakni sebagian besar warga Desa Tumpak selama ini harus mengandalkan pasokan air bersih yang dibeli dari tangki berkapasitas 1.000 liter seharga Rp50.000 per tangki.
Dalam satu bulan, setiap rumah tangga bisa menghabiskan biaya antara Rp500.000 hingga Rp800.000 hanya untuk kebutuhan air. Beban yang terbilang berat, terutama bagi keluarga dengan penghasilan terbatas.
Ironisnya, sebelum situasi ini terjadi, warga Desa Tumpak memiliki sumber mata air alami yang terletak di pinggir desa. Sumber air tersebut dulunya menjadi tumpuan seluruh warga untuk memenuhi kebutuhan harian, mulai dari memasak, mencuci, hingga minum.

Wawik, seorang warga yang mendampingi tim DT Peduli selama survei, mengungkapkan rasa optimisme terhadap rencana program ini.
“Kalau nanti ada pengeboran sumur dan penyaluran air langsung ke warga, manfaatnya pasti luar biasa. Tidak hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari kami tanpa khawatir kehabisan, tapi juga bisa mengurangi pengeluaran bulanan yang selama ini cukup berat,” ujarnya penuh harap.
Program penyaluran air bersih ini direncanakan melalui pengeboran sumur dalam dan pembangunan sistem distribusi yang menjangkau rumah-rumah warga. Dengan sistem ini, masyarakat Desa Tumpak akan mendapatkan akses air bersih yang layak, sehat, dan terjangkau. Selain mempermudah kehidupan sehari-hari, diharapkan program ini juga membawa dampak positif pada kesehatan, perekonomian, dan produktivitas warga.
DT Peduli Malang menegaskan bahwa survei ini bukan sekadar kegiatan formalitas, tetapi merupakan bagian dari komitmen nyata untuk menghadirkan perubahan.
“Kami ingin memastikan solusi yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat jangka panjang. Air bersih adalah kebutuhan mendasar, dan pemenuhannya akan membawa banyak perubahan positif,” ujar Joko Cahyono, Kepala Kantor Layanan (KL) DT Peduli Malang.
Dengan terealisasinya program ini, warga Desa Tumpak tidak lagi harus bergantung pada pasokan air tangki yang mahal dan terbatas. Akses air bersih yang memadai akan menjadi titik awal terciptanya kehidupan yang lebih layak dan sejahtera.
Baca juga: PT Telkom dan DT Peduli Resmikan Infrastruktur Air Bersih di Kedungpoh Kidul
Penulis: Tim DTP Malang
Editor: Agus ID