Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | SIDOARJO – Setelah sukses menggelar kajian bertema “Bagaimanakah Kabar Palestina Hari Ini?” pada Selasa (22/7/2025), Masjid Al-Muhajirin Taman Pondok Jati bersama DT Peduli Jatim melanjutkan langkah nyata dalam mendukung perjuangan kemanusiaan di Gaza.
Kajian yang dihadiri oleh 175 jemaah ini tidak hanya menjadi ruang refleksi, melainkan sebuah panggilan nurani yang menggerakkan hati dan langkah jemaah untuk peduli terhadap saudara-saudara kita di Gaza.
Dokumentasi visual yang ditampilkan dalam kajian memperlihatkan kondisi anak-anak Gaza yang kelaparan, para ibu yang kehilangan keluarga, serta semangat juang masyarakat Gaza dalam menyambut bantuan meski nyawa menjadi taruhan.
“Kita dan warga Gaza bagaikan satu tubuh. Saat satu bagian merasa sakit, maka bagian lainnya ikut merasakan,” ucap Muhammad Ihsan, Direktur Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) DT Peduli, mengutip sabda Rasulullah SAW yang menggambarkan eratnya ikatan umat Islam.
Kajian ini menjadi titik awal dari gerakan nyata. Bangbang, Kepala Kantor Perwakilan DT Peduli Jatim, mengungkapkan bahwa sinergi dengan Masjid Al-Muhajirin telah melalui proses yang hangat dan penuh semangat.
“Alhamdulillah, dari sosialisasi hingga pelaksanaan kajian, semua berjalan lancar. Donasi yang digalang hingga akhir Juli mencapai Rp76 juta sekian. Ini bukan hanya angka, tapi wujud cinta dan kepedulian dari jama’ah,” tuturnya, saat menyerahkan donasi tersebut pada Senin (4/8/2025).
Lebih dari itu, Bangbang menyampaikan kabar menggembirakan: akan ada komitmen donasi berkelanjutan setiap bulan dari Masjid Al-Muhajirin. Sebuah langkah kecil yang berdampak besar bagi mereka yang sedang berjuang di tanah yang terjajah.
Suharto, Ketua Yayasan Masjid Al-Muhajirin, dalam sambutannya menambahkan bahwa kajian Palestina biasanya digelar saat Ramadhan, namun kali ini dipilih Muharram sebagai momentum awal tahun Hijriyah untuk menanamkan semangat kepedulian sejak dini.
“Kami ingin jama’ah tidak hanya tahu, tapi juga merasa dan bergerak. Hari ini, kami tampilkan dokumentasi langsung dari Gaza agar hati kita benar-benar tersentuh,” ujarnya.
DT Peduli Jatim percaya bahwa gerakan kemanusiaan lahir dari hati yang tergerak. Kajian ini bukan akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang solidaritas. Semoga langkah kecil ini menjadi cahaya harapan bagi Gaza, dan menjadi amal jariyah bagi kita semua.
Baca juga: Jemaah Masjid Nurul Huda Salurkan Donasi untuk Palestina
Penulis: Choe
Editor: Agus ID