Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | PADANG – DT Peduli bersama Unik Kegiatan Kerohanian (UKK) Universitas Negeri Padang (UNP) menyalurkan paket bantuan kebutuhan pokok kepada keluarga mahasiswa UNP yang menjadi korban galodo (banjir bandang) di wilayah Tabing, Kecamatan Koto Tangah, pada Rabu (03/12/2025). Bantuan ini diserahkan kepada sedikitnya lima Kepala Keluarga (KK) yang merupakan bagian dari Unit Kegiatan Kerohanian (UKK) UNP.
Bantuan ini diberikan setelah tim melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan perwakilan UKK untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan menjangkau mahasiswa yang kondisi rumahnya terdampak cukup parah.
Material banjir bandang yang berasal dari aliran Lubuk Minturun menyebabkan rumah beberapa mahasiswa tersebut tidak lagi layak huni. Air bah membawa lumpur pekat dan puing yang menggenangi seluruh ruangan. Selain kerusakan bangunan, banyak perabot dan barang penting milik mahasiswa juga tidak dapat diselamatkan.
“Salah satu lokasi yang tertimpa galodo dari air Lubuk Minturun kemarin, alhamdulillah di sini sudah lumayan kering. Namun, lumpurnya masih banyak dan sudah dibersihkan oleh warga setempat juga,” ujar salah seorang relawan DT Peduli di lokasi penyaluran, menggambarkan kondisi pascabencana yang masih menyisakan duka. 
“Doakan semoga hal ini tidak terjadi lagi dan semoga saudara-saudara kita yang tertimpa galodo diberikan ketabahan oleh Allah Subhanahu Wa Ta'ala,” imbuhnya.
DT Peduli memastikan aksi distribusi bantuan tidak berhenti pada tahap ini. Mengingat banyak warga, termasuk mahasiswa perantau, masih membutuhkan dukungan untuk memulihkan kondisi hidup mereka, tim akan terus memperluas distribusi ke wilayah lain yang terdampak.
Bencana galodo yang terjadi beberapa hari lalu telah meninggalkan dampak signifikan, terutama bagi mahasiswa yang tinggal jauh dari keluarga. Distribusi bantuan seperti ini diharapkan mampu meringankan beban mereka dan memberi semangat untuk bangkit kembali.
DT Peduli juga mengajak masyarakat luas untuk turut menunjukkan kepedulian, baik melalui doa maupun kontribusi dalam pemulihan wilayah bencana di Padang dan sekitarnya.
Editor: Agus ID