Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | LONG XUYEN – Pembangunan Masjid Long Xuyen di Kota Long Xuyen, An Giang, Vietnam, telah mencapai progres 86% per Oktober 2025. Berdasarkan laporan yang dirilis pekan ketiga Oktober 2025 tersebut, masjid ini ditargetkan rampung dalam tiga pekan terhitung dari saat laporan diterbitkan.
Pembangunan bagian kubah, menara, dan elevator telah mencapai 54% dan berjalan lancar, dijadwalkan selesai dalam dua pekan. Sementara itu, pekerjaan tersisa untuk kubah, menara, dan elevator adalah pengecatan dan pemasangan dinding.
Adapun sisa pekerjaan konstruksi yang perlu diselesaikan meliputi instalasi ubin lantai dan pintu, instalasi peralatan listrik dan sanitasi, serta finishing dan pembersihan akhir.
Proyek yang merupakan simbol kerja sama antara komunitas Muslim Indonesia dan Vietnam ini menghadapi pembengkakan biaya yang signifikan. Laporan per Oktober 2025 juga menunjukkan bahwa total anggaran yang telah dihabiskan mencapai 98% dari nilai proyek awal, yakni 4.226.810.000 VND.
Kenaikan biaya konstruksi membuat proyek membutuhkan tambahan dana sebesar 515.050.000 VND untuk menyelesaikan seluruh pekerjaan yang tersisa. Dengan demikian, total biaya akhir diperkirakan mencapai 4.831.050.000 VND, melebihi anggaran awal sebesar 12%.
Pembengkakan biaya ini disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya pertama, kenaikan harga material konstruksi dan biaya tenaga kerja di Vietnam yang diperkirakan mencapai 9% dari nilai proyek awal.
Kedua, adanya elemen Islam spesifik dan detail dekoratif yang membutuhkan tingkat pengerjaan tinggi (craftsmanship) serta material khusus yang harus diimpor dari kota lain, juga menambah sekitar 3% dari biaya awal. Ketiga, proyek sempat tertunda selama tiga bulan sambil menunggu izin resmi dari pemerintah setempat.
Tim proyek juga menghadapi keputusan mendesak terkait fasilitas yang belum termasuk dalam anggaran, seperti pemasangan AC/kipas angin dan pembangunan trotoar, yang mana keputusan ini akan menambah total biaya konstruksi.
Masjid Long Xuyen diharapkan dapat segera berdiri sebagai titik awal bagi kerja sama halal antara Indonesia dan Vietnam, segera setelah kebutuhan dana tambahan terpenuhi
"Harapannya pembangunan Masjid ini dapat cepat selesai dan dipergunakan,” ucap Azhar Rizal, Staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Vietnam.
Baca juga: Kisah Cahaya Ukhuwah di Vietnam: Masjid Pertama di Kota Long Xuyen
Penulis: AID
Editor: Agus ID