Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | MALANG - Senyum bahagia tampak di wajah para pelaku usaha kecil di wilayah Kelurahan Tanjungsri, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Pasalnya, pada Selasa, (3/2), Daarut Tauhiid (DT) Peduli Malang secara resmi menyalurkan bantuan program pemberdayaan ekonomi berupa enam unit Gerobak Barokah, dan dua unit etalase yang digunakan untuk Warung Barokah.
Program Pemberdayaan Ekonomi tersebut diberikan kepada delapan orang penerima manfaat yang sudah terpilih melalui tahapan survey keasnafan dan analisa usaha para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Kegiatan diawali dengan prosesi penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai bentuk komitmen pengelolaan usaha yang amanah dan bertanggung jawab. Tidak hanya fisik tempat usaha, para penerima manfaat juga mendapatkan suntikan modal usaha untuk memutar roda ekonomi mereka.
Simbolis penyerahan bantuan ini berlangsung khidmat dan penuh haru. Anggi, salah seorang penerima manfaat dan penjual jajanan anak-anak, tidak mampu membendung air matanya saat memegang gerobak barunya. Sambil menyeka air mata yang menetes, ia mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas bantuan yang ia terima.
"Saya benar-benar tidak menyangka akan mendapatkan bantuan selengkap ini. Selama ini saya kesulitan modal dan tempat jualan yang layak. Terima kasih banyak DT Peduli dan para donatur. Bantuan ini sangat berarti untuk masa depan keluarga saya," kata Anggi penuh haru.
Bantuan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mengentaskan kemiskinan melalui jalur kemandirian ekonomi. Setelah kegiatan serah terima bantuan, ke depannya para penerima manfaat program akan mendapatkan pendampingan secara rutin setiap satu bulan sekali. Pendampingan ini meliputi controling usaha yang dijalankan serta pendampingan untuk ruhiyahnya. Sehingga ditanamkan kepada para penerima manfaat tidak hanya ikhtiar dalam dunia usahanya, tapi keterlibatan Allah dalam ikhtiar pun sangat diperlukan.
Melalui program ini, diharapkan para penerima manfaat di Tanjungsri tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari, tapi juga dapat naik kelas menjadi munfik (yang memberikan infak),sampai dengan bisa menjadi muzakki (pemberi zakat) di masa depan.
Baca Juga : Ringankan Beban Keluarga, DT Peduli Malang Gelar Khitan Barokah
Penulis : Elsa
Penyunting : Cristi A. Sarif