Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | BANDUNG – Syaikh Dr. Marwan Abu Ashim, ulama asal Gaza Palestina yang juga menjabat sebagai Ketua Lajnah Al-Quds Ikatan Ulama Dunia, mantan Ketua Ikatan Ulama Palestina, serta penggerak Global Sumud Flotilla, hadir secara langsung dalam acara Dialog Interaktif Tentang Situasi Palestina Pasca Gencatan Senjata dan Upaya Penghentian Genosida i Aula Daarul Hajj, Kompleks Pesantren Daarut Tauhiid, Rabu (19/8/2026). 
Menurutnya, perjuangan masyarakat Gaza bukan hanya tentang menghadapi konflik, tetapi juga tentang mempertahankan nilai, keyakinan, dan kemuliaan tempat suci umat Islam. Ia mengajak umat Islam di seluruh dunia untuk terus mengambil peran dalam mendukung perjuangan kemanusiaan Palestina.
Syaikh Marwan juga menceritakan keteguhan para pejuang Palestina yang tetap memiliki keyakinan kuat meski menghadapi berbagai tekanan. Ia menyampaikan bahwa banyak masyarakat Gaza telah mengorbankan apa yang mereka miliki demi mempertahankan Al-Quds.
“Masyarakat Gaza telah memberikan seluruh yang mereka miliki untuk memperjuangkan Masjid Al-Aqsa. Kami berharap umat Islam di seluruh dunia dapat berdiri bersama, berbagi kemuliaan dalam perjuangan membela Al-Aqsa” ungkapnya. 
Ia juga menyampaikan kehadirannya di Indonesia sebagai bagian dari upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam gerakan Global Sumud Flotilla. Menurutnya, kemenangan bagi Palestina adalah sesuatu yang telah dijanjikan Allah, meski waktu dan prosesnya menjadi bagian dari hikmah yang harus disikapi dengan persiapan dan perbaikan diri.
DT Peduli menjadi tuan rumah dalam agenda Dialog Interaktif Tentang Situasi Palestina Pasca Gencatan Senjata dan Upaya Penghentian Genosida. Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi bersama Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Jawa Barat, Majelis Ormas Islam (MOI), DT Peduli dan Forum Jurnalis Peduli Palestina (FJPP) sebagai ruang dialog dan edukasi untuk membahas perkembangan terkini kondisi Palestina.
Dialog ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh dan elemen masyarakat, di antaranya Oke Setiadi Efendi selaku Wakil Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional, Ketua IKADI Jawa Barat K.H. Arif Ramdani, Direktur Utama DT Peduli Jajang Nurjaman, Ustaz Mulyadi Al Fadhil selaku Laznah Syari’ah Daarut Tauhiid, serta Maimun Herawati selaku Steering Committee Global Peace Convoy Indonesia. 
Ia menyampaikan bahwa sejak peristiwa Tufan Al-Aqsa pada 7 Oktober 2023, masyarakat Palestina terus menghadapi berbagai serangan dan kondisi sulit. Menurutnya, keteguhan dan keberanian masyarakat Palestina menjadi pelajaran penting bagi umat Islam dan masyarakat dunia dalam menjaga nilai perjuangan dan kepedulian kemanusiaan.
“Semoga dengan berkumpulnya kita di sini menjadi bagian dari orang-orang yang bersama mereka (para pejuang Palestina dan pelindung Al-Quds), serta Allah membariskan kita bersama mereka di surga-Nya kelak, insya Allah,” ungkap Budi Faisal.
Baca juga: Tujuh Hari Penuh Bahagia, Cerita Penyaluran Air di Antara Puing Gaza
Penulis: Farih
Penyunting: Agus ID