Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | BANDUNG – DT Peduli mengirimkan relawan untuk mengawal langsung penyaluran 10 truk bantuan kemanusiaan dari Mesir menuju Gaza sebagai bagian dari misi Global Solidarity Flotilla (GSF) 2.0.
Direktur Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) DT Peduli, Muhammad Ihsan, yang turut mendampingi penyaluran bantuan, menyampaikan bahwa misi ini bukan sekadar penyaluran bantuan logistik, tetapi juga membawa pesan solidaritas dari masyarakat Indonesia.
Ia menegaskan bahwa kehadiran relawan di perbatasan Gaza menjadi simbol bahwa rakyat Palestina tidak sendiri. Bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari para donatur dan mitra strategis DT Peduli yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
“Pintu Gaza bukan sekadar jalur logistik, tetapi juga pintu harapan yang menghubungkan hati masyarakat Indonesia dengan rakyat Gaza,” ungkapnya.
Direktur Laznas DT Peduli, Jajang Nurjaman menjelaskan bahwa pengiriman bantuan melalui jalur darat dari Mesir merupakan bagian dari strategi global untuk menembus blokade Gaza. Ia menyebut, DT Peduli terlibat dalam konvoi internasional yang bergerak menuju Rafah sebagai pintu masuk utama bantuan kemanusiaan.
Menurutnya, selain pengiriman 10 truk bantuan, DT Peduli juga berkontribusi dalam gerakan yang lebih luas melalui GSF dengan melibatkan berbagai elemen, termasuk relawan medis yang bergabung di jalur laut dan tim pendukung di lapangan.
“Ini adalah bagian dari ikhtiar global untuk memastikan bantuan bisa sampai dan menjadi pengingat bagi dunia bahwa krisis kemanusiaan di Palestina masih berlangsung,” jelasnya.
Selain memastikan bantuan tersampaikan, para relawan juga bertugas memberikan informasi kepada masyarakat luas terkait kondisi di lapangan. Hal ini diharapkan dapat terus menguatkan dukungan publik terhadap perjuangan Palestina.
Relawan DT Peduli di Mesir bergabung dengan konvoi jalur darat yang melintasi beberapa negara sebelum mencapai Mesir dan masuk ke Rafah. Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari upaya global untuk menembus blokade yang selama ini membatasi akses kemanusiaan ke Gaza.
DT Peduli memastikan bahwa bantuan yang dikirimkan mencakup kebutuhan mendesak masyarakat, sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian masyarakat Indonesia terhadap krisis kemanusiaan yang terjadi.
Melalui misi ini, DT Peduli berharap dapat terus menghadirkan harapan dan memperkuat solidaritas kemanusiaan lintas negara untuk Palestina.
Baca juga: Tembus Blokade Gaza, DT Peduli Siap Bergabung dalam Misi GSF 2.0
Penyunting: Agus ID