Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

“Kado Terindah di Hari Istimewa”
 

 

“Kado Terindah di Hari Istimewa”

Dipublish pada:

07 Apr 2026


DTPEDULI.ORG | BANDUNG – Ramadhan selalu menghadirkan cerita tentang kepedulian. Di bulan suci ini, banyak orang berlomba menghadirkan kebahagiaan bagi sesama, terutama bagi mereka yang hidup dalam keterbatasan. Bagi sebagian keluarga prasejahtera, bantuan kecil yang datang di bulan Ramadhan dapat menjadi penguat untuk menjalani hari-hari puasa dengan lebih tenang. 

Di Masjid DT Gaza, Palestina, program berbagi buka puasa, bagian dari Ramadhan Peduli Negeri (RPN) DT Peduli, menjadi salah satu kegiatan yang sangat dinantikan. Melalui dapur umum yang dikelola bersama mitra kemanusiaan, ratusan paket hidangan berbuka disiapkan untuk masyarakat sekitar dan para santri yang belajar di masjid tersebut. 

Suasana haru terasa saat waktu berbuka tiba. Setelah membatalkan puasa dan melaksanakan salat Magrib berjamaah, para santri mulai menikmati hidangan sederhana yang tersaji. 

“Segala puji bagi Allah, hari ini saya mendapatkan kado terindah di hari yang istimewa ini. Terima kasih,” ujar seorang siswi dengan mata berbinar bahagia. 

Program serupa juga digelar di Jenin, Tepi Barat, serta di kamp pengungsian Palestina di Yordania, seperti Kamp Joufa, Kamp Mahattah, dan Kamp Sukhnah. Sebanyak 3.681 warga Palestina menerima manfaat dari program berbuka bersama ini. 

Di tengah keterbatasan akibat konflik yang berkepanjangan, hidangan berbuka puasa tersebut bukan sekadar makanan untuk mengakhiri puasa. Ia menjadi simbol kebersamaan dan harapan.

buka puasa di alue kuta 4.JPG 124.31 KB
Di Indonesia, kegiatan berbagi buka puasa menjangkau berbagai wilayah, mulai dari Sumatra—terutama daerah terdampak bencana—hingga Jawa, Kalimantan, dan kawasan timur Indonesia. Program ini juga menjangkau komunitas Muslim di Australia, tepatnya di lima masjid besar di negara bagian Victoria dan Australia Barat. 

Secara keseluruhan, 73.751 penerima manfaat di Indonesia dan Australia merasakan kebahagiaan dari program berbagi hidangan berbuka puasa ini. 

Salah satu penerima manfaat, Basir, mengungkapkan rasa syukurnya setelah menerima paket berbuka puasa. 

“Alhamdulillah, terima kasih kepada HACHI dan DT Peduli. Makanan berbuka ini sangat berarti bagi kami yang sedang dirawat. Semoga Allah membalas semua kebaikan para donatur,” ujarnya haru. 

Bahagia dengan Bingkisan Lebaran 

Selain berbagi hidangan berbuka puasa, DT Peduli juga menyalurkan bingkisan lebaran kepada 24.801 penerima manfaat. Bantuan ini ditujukan bagi keluarga prasejahtera agar mereka dapat menyambut Hari Raya Idulfitri dengan lebih layak. 

Sebanyak 24.101 penerima manfaat di Indonesia dan Papuna Nugini merasakan kebahagiaan dari program ini.  Sementara itu, 700 warga Palestina di Gaza, Jenin (Tepi Barat), dan kamp pengungsian Palestina di Yordania juga menerima bingkisan serupa.

paket ramadhan papua new gunea 5.jpg 321.04 KB
Di Papua Nugini, proses penyaluran dibantu oleh Abdul Wahid Walter Iji, seorang imam yang mendampingi komunitas mualaf di wilayah Northern Province. Ia mengungkapkan bahwa perhatian dari DT Peduli menjadi harapan baru bagi komunitas Muslim minoritas di wilayah tersebut. 

“Atas nama umat Muslim di Northern Province, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Kami berharap dukungan ini dapat terus berlanjut bagi saudara-saudara mualaf di Papua Nugini,” tambahnya. 

Kuatkan Ibadah dan Pendidikan 

Program RPN juga menghadirkan dukungan dalam bidang dakwah dan ibadah. Melalui program Berbagi Mushaf Al-Qur’an, sebanyak 13.473 penerima manfaat menerima mushaf yang disalurkan ke berbagai wilayah di Indonesia. 

Salah satu penyaluran dilakukan di Bireuen dan Aceh Utara, Aceh, bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Al-Qur'an Ramadhan di Aceh.jpg 396.49 KB
Bagi Daryati, seorang penyintas bencana di Sumatra, mushaf tersebut membawa harapan baru. Meski rumahnya belum kembali berdiri, ia ingin anak-anaknya tetap dapat belajar mengaji di pengungsian. 

“Senang sekali. Ini yang diperlukan anak-anak. Kami sangat senang kalau sudah punya Al-Qur’an lagi, karena semuanya sudah hilang kemarin,” ungkapnya sambil terisak. 

Selain itu, DT Peduli juga menyalurkan zakat fitrah kepada 9.077 penerima manfaat, fidyah kepada 3.233 penerima manfaat, serta Beasiswa Hafidz Al-Qur’an kepada 1.052 penerima manfaat. 

Lebih Ber-IMPACT 

Ramadhan Peduli Negeri juga menghadirkan gerakan dakwah dan edukasi melalui program IMPACT (Indonesian Movement for Palestine Aid, Collaboration, and Trust). 

Program ini menghadirkan safari dakwah Palestina yang mengajak masyarakat memahami kondisi kemanusiaan di Palestina sekaligus memperkuat solidaritas umat. 

Rangkaian kegiatan IMPACT dilaksanakan selama 20 hari di bulan Ramadhan, mulai 22 Februari hingga 13 Maret 2026, dengan menjangkau 19 kota dan sekitar 140 titik kegiatan di seluruh Indonesia. 

Melalui kajian, dauroh ilmiah, serta safari dakwah di berbagai masjid dan komunitas, masyarakat diajak tidak hanya berdonasi, tetapi juga memahami lebih dalam tentang perjuangan rakyat Palestina.

impact di cianjur 3.jpg 103.94 KB
Pelaksanaan RPN 2026 tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Para donatur yang mempercayakan amanahnya melalui DT Peduli menjadi bagian penting dari gerakan kebaikan ini. Tidak ketinggalan para relawan turut berperan dalam berbagai proses kegiatan, mulai dari persiapan paket bantuan hingga penyaluran kepada penerima manfaat. 

Di berbagai daerah, kolaborasi juga dilakukan bersama komunitas, lembaga pendidikan, serta mitra usaha seperti BTPN Syariah, CIMB Niaga Syariah, Paragon, Star Energy Geothermal Darajat, PLN, Hisana, Telkom, Hachi Grill, Sun Plaza Medan, OJK, dan yang lainnya. 

Meneguhkan Kepedulian 

Sepanjang Ramadhan 1447 H, Ramadhan Peduli Negeri 2026 telah menjangkau 132.828 penerima manfaat. Direktur Utama Laznas DT Peduli, Jajang Nurjaman, menyebutkan bahwa capaian RPN tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya, baik dari sisi dana yang dihimpun maupun jumlah penerima manfaat. 

paket ramadhan paragon cirebon.jpg 374 KB
Menurutnya, momentum Ramadhan menjadi kesempatan bagi DT Peduli untuk semakin optimal dalam melayani umat dan menyalurkan amanah para donatur. Ramadhan mungkin hanya berlangsung satu bulan, tetapi nilai-nilai kepedulian yang dihidupkan di dalamnya diharapkan dapat terus teguh terjaga. 

“Mudah-mudahan setiap rupiah yang dititipkan para donatur menjadi amal saleh, membersihkan harta dan menyucikan jiwa. Semoga Allah memberikan balasan pahala yang lebih baik dan berkah,” ujar Jajang, Kamis (3/4/2026). 

Ia berharap berharap program-program yang dijalankan tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi mampu membawa perubahan jangka panjang bagi para penerima manfaat. 

“Ke depan, mudah-mudahan mereka dapat meningkatkan taraf hidup dan perekonomiannya sehingga bisa naik kelas, dari mustahik menjadi muzakki,” pungkasnya optimis. 

Baca juga: Kehangatan Buka Puasa untuk Senyum Gaza 

Penyunting: Agus ID 

Ditulis Oleh:

Administrator