Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | SUKABUMI – Walau memiliki keterbatasan dalam berjalan hingga kerap menggunakan kursi roda, namun semangat Ratih (22) dalam mengabdi tidak pernah surut. Ia merupakan alumni santri penghafal al-Qur’an dari Baitul Qur’an Daarut Tauhiid (DT) Peduli Sukabumi. Hingga kini ia tetap aktif mengajar di Kampung Cipancer, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi.
Ratih menimba ilmu di Baitul Qur’an DT Peduli Sukabumi selama lebih dari tiga tahun. Ia dikenal sebagai sosok santri yang penuh semangat dan pantang menyerah. Kesehariannya sekarang diisi dengan mengajar tahsin di SMP tempat ia sekolah dulu. Lalu sore harinya ia juga mengajar ngaji anak-anak di rumahnya.
Perjalanan menuju kediaman Ratih tidaklah mudah. Rumahnya berada jauh dari pusat Kota Sukabumi dengan jarak tempuh lebih dari 40 kilometer. Kondisi jalan menuju lokasi pun cukup sulit karena didominasi tanah dan bebatuan yang licin. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan langkah Tim DT Peduli Sukabumi, sehingga kunjungan tersebut tetap dilaksanakan pada Senin (04/04/2026).
Selain berkunjung, Tim DT Peduli Sukabumi juga menyalurkan bantuan kafalah guru mengaji yang merupakan amanah dari para donatur. Ratih mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh para donatur DT Peduli Sukabumi.
“Ratih ingin mengucapkan jazakallah khair kepada para donatur yang telah memberikan sebagian rezekinya. Mudah-mudahan Allah membalas dengan berlipat ganda, melancarkan segala urusannya, menyehatkan badannya, dan senantiasa berada dalam ridha Allah SWT. Aamiin ya Rabbal ‘alamin,” tutur Ratih.
Penulis : ACR
Penyunting : Cristi A. Sarif