Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | SUKABUMI - Lina Kurniasari merupakan mantan aktivis One Day One Juz (ODOJ) di Sukabumi pada Tahun 2018. Lalu di tahun yang sama, ia juga menjadi Relawan Daarut Tauhiid (DT) Peduli Sukabumi dalam berbagai kegiatan.
Kini di usia yang ke 55 tahun, Lina sudah menjalani peran sebagai orangtua tunggal selama tujuh tahun. Ia berjuang membesarkan putra semata wayangnya, Dyang Rakha Islami (19). Mereka tinggal di rumah keluarga yang berlokasi di Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi.
Berbagai upaya telah dilakukan Lina demi membiayai kebutuhan dan pendidikan anaknya. Selama dua tahun terakhir, Lina yang akrab disapa Bunda Lina tidak memiliki pekerjaan tetap. Maka, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menopang pendidikan Rakha, ia berjualan gorengan dan nasi uduk dengan modal usaha yang dibantu oleh para donatur DT Peduli Sukabumi.
Saat ini, Rakha akan segera menyelesaikan pendidikan di Pesantren Tahfidz Sulaimaniyah Kuningan, Jawa Barat. Ia juga telah diterima untuk melanjutkan pendidikan di Sulaimaniyah Turki pada Juli 2026. Namun, kondisi ekonomi Bunda Lina belum mampu memenuhi biaya kelulusan Rakha.
Pada Rabu (13/05/2026), Bunda Lina menerima bantuan dari para donatur DT Peduli Sukabumi untuk melunasi biaya kelulusan putranya.
“Alhamdulillahirabbil ‘alamin, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Daarut Tauhiid (DT) Peduli atas bantuan pendidikan yang telah diberikan kepada ananda Dyang Rakha Islami. Bantuan ini sangat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi ananda untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dan keikhlasan dengan pahala serta keberkahan yang berlimpah. Jazakumullahu khairan katsiran kepada para donatur DT Peduli,” ungkap Bunda Lina.
Baca Juga : DT Peduli Sukabumi Sinergi dengan DT Peduli Australia Salurkan 2.575 Kg Beras Zakat Fitrah
Penulis : ACR
Penyunting : Cristi A. Sarif