Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | Manggarai Barat – Halal dan sehat menjadi hal penting yang harus dimiliki oleh sapi yang akan diqurbankan. Seperti pada Rabu (27/05/2026), sebanyak 20 hewan qurban disembelih atau diqurbankan oleh Daarut Tauhiid (DT) Peduli di Kampung Nampar, Desa Golo Leleng, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebelumnya, Dinas peternakan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan qurban, di antaranya pemeriksaan antemorten dan postmorten yang sudah dilakukan sejak Selasa (26/05/2026). “Pemeriksaan ini dilakukan karena di sini termasuk daerah endemix antrax. Dan semua hewan yang di periksa sehat dan aman untuk dimakan,” ucap Antonius, dokter hewan perang.
Di Kampung Nampar, Hari Raya Iduladha ini tidak hanya dihadiri oleh warga muslim saja, karena orang non muslim pun turut hadir dan membantu proses kegiatan. Seperti halnya yang di ucapkan Camat Sano Nggoang, Alfonsius arfon. “Meskipun Iduladha ini adalah hari raya untuk orang muslim, tapi rahmatnya sampai kepada semua masyarakat di lingkungan masyarakat nampar ini,” ucap Alfonsius Arfon, Camat Sano Nggoang.
Senada dengan itu, Monaldus Mansuhandi, Kepala Desa Golo Leleng juga turut menyampaikan apresiasinya. “Saya merasa bangga atas terlaksananya kegiatan qurban ini. Partisipasi masyarakat sangat tinggi, bukan hanya masyarakat muslim. Tapi semua yang ada di lingkungan Desa Golo Leleng,” ungkapnya.
Terakhir, keberkahan penyaluran qurban di NTT oleh DT Peduli, rupanya tidak hanya dirasakan bagi yang beragama Islam, tapi juga mampu berdampak lebih luas kepada masyarakat sekitar, sehingga mereka dapat merasakan nikmatnya daging qurban.
Baca Juga : Mengantar Bahagia Qurban ke Pulau Maringkik
Penulis : Alman
Penyunting : Cristi A. Sarif