Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

DT Peduli Riau Gelar Gathering dan Kajian Tauhid Bersama Donatur, Aa Gym Tekankan Makna Ikhlas dan Bahagia
 

 

DT Peduli Riau Gelar Gathering dan Kajian Tauhid Bersama Donatur, Aa Gym Tekankan Makna Ikhlas dan Bahagia

Dipublish pada:

04 Feb 2026


DTPEDULI.ORG | Pekanbaru — Suasana khidmat dan hangat menyelimuti Ballroom Hotel Pangeran saat Daarut Tauhiid (DT) Peduli Riau melaksanakan Gathering & Kajian Tauhid bersama KH. Abdullah Gymnastiar (Aa Gym), pada Sabtu (24/1).

Hotel Pangeran yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Cinta Raja, Kecamatan Sail, Kota Pekanbaru, dihadiri kurang lebih 500 tamu undangan dan peserta yang merupakan para donatur DT Peduli Riau. 

Gathering & Kajian Tauhid dimulai pukul 13.15 WIB. Kehadiran Aa Gym menjadi magnet tersendiri bagi jamaah yang datang dari berbagai kalangan. Dalam kajiannya, Aa Gym menyampaikan pesan mendalam tentang makna kebahagiaan sejati dalam kehidupan.

“Kunci kebahagiaan dalam hidup adalah iman dan amal saleh. Jadi sebenarnya sangat mudah untuk bahagia. Masalahnya, tahu dan mudah, tapi tidak mau dikerjakan. Bahagianya saja yang mau,” ungkap Aa Gym.

Ia menambahkan bahwa kebahagiaan dapat diraih melalui kesederhanaan dan keikhlasan niat. “Sangat mudah menggapai bahagia, sederhana saja hidup ini, cukup punya niat yang ikhlas,” lanjutnya. 

Pada sesi tanya jawab, Rina, dari Komunitas Hamba Allah menanyakan perihal validasi dari penilaian orang lain. Menanggapi hal tersebut, Aa Gym menegaskan bahwa penilaian manusia bukanlah prioritas utama.

“Penilaian orang tidaklah utama. Mau sebaik apa pun kita di mata manusia, belum tentu baik di mata Allah. Yang utama adalah validasi dari Allah. PDLT, Perbaiki Diri dan Lakukan yang Terbaik Lillahi Ta’ala,” jelasnya.

Selanjutnya, Ratna, salah seorang peserta juga menyampikan kesan-kesannya. “Alhamdulillah, luar biasa bahagia bisa bertemu Aa Gym secara langsung. Semoga kajian seperti ini bisa sering diadakan,” ujarnya.

Terakhir, Aa Gym mengajak jamaah untuk selalu berbaik sangka kepada Allah, tidak berlebihan dalam mengejar dunia, serta terus memperbaiki kualitas ibadah dengan memperbaiki shalat, memperbanyak sedekah, membaca al-Qur’an setiap hari, dan memperbanyak istighfar.

Kajian Tauhid kemudian ditutup dengan pembacaan Al-Fatihah, doa bersama, serta sesi foto bersama seluruh jamaah dan tamu undangan. 

Baca Juga: Sambut Ramadhan, DT Peduli Riau Gelar Kajian Tauhid di Masjid Al-Husna Pekanbaru

Penulis : Lusi

Penyunting : Cristi A. Sarif

Ditulis Oleh:

Administrator