Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

DT Peduli dan Pemkab Bireuen Sepakati Pembangunan 45 Hunian Tetap untuk Penyintas Bencana
 

 

DT Peduli dan Pemkab Bireuen Sepakati Pembangunan 45 Hunian Tetap untuk Penyintas Bencana

Dipublish pada:

20 Feb 2026


DTPEDULI.ORG | KOTA JUANG – DT Peduli bersama Pemerintah Kabupaten Bireuen menandatangani komitmen pembangunan hunian tetap bagi penyintas bencana di Kecamatan Jangka. Penandatanganan berlangsung di Pendopo Bupati Bireuen, Kamis (19/02/2026). 

Penandatanganan dilakukan oleh tiga pihak, yakni Yayasan DT Peduli, Pemerintah Kabupaten Bireuen, serta perwakilan warga Desa Alue Kuta dan Kuala Ceurape. Kegiatan ini turut disaksikan juga pihak Kecamatan Jangka, dua desa penerima manfaat, LAZNAS DT Peduli, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat. 

penandatanganan hunian bireuen 2.JPG 96.74 KB
Ketua Yayasan DT Peduli, Muhammad Bascharul Asana (Rully) menjelaskan, program hunian ini merupakan langkah awal DT Peduli sebagai salah satu bentuk penyaluran amanah dari para donatur, serta bentuk kolaborasi multipihak dalam rangka percepatan pemulihan pascabencana.  

“DT Peduli juga sudah menginventarisasi, kira-kira program apa saja, misalnya pemberdayaan ekonomi dengan mengaktifkan kembali aktivitas nelayan dan pengolahan hasilnya, dan ide besarnya adalah menjadi desa wisata,” kata Rully.

penandatanganan hunian bireuen 4.JPG 88.87 KB
Melalui program tersebut, DT Peduli akan membangun 45 unit hunian tetap tipe 36 meter persegi yang dilengkapi instalasi listrik internal, fasilitas sanitasi, serta satu unit mushola beserta MCK dan tempat wudhu.   

Pembangunan dilakukan bertahap, dimulai dari satu unit rumah contoh, dilanjutkan pembangunan 19 unit, dan tahap akhir sebanyak 25 unit hingga mencapai total keseluruhan.  

Program ini disambut baik Bupati Bireuen, Mukhlis. Ia berharap pembangunan ini bisa segera terealisasi mengingat kondisi para pengungsi saat ini.  

“Kami ucapkan terima kasih kepada DT Peduli. Mudah-mudahan pembangunan bisa segera dilaksanakan, mengingat kondisi masyarakat masih di tempat darurat, apalagi saat ini bulan puasa,” ujarnya.  

penandatanganan hunian bireuen 5.JPG 102.44 KB
Pemerintah Kabupaten Bireuen turut berperan dalam penyediaan infrastruktur kawasan, serta bertanggung jawab terhadap keberlanjutan kawasan sebagai permukiman terpadu yang layak huni dan berkelanjutan.  

Adapun masyarakat penerima manfaat dari Desa Alue Kuta dan Desa Kuala Ceurape berpartisipasi melalui swadaya serta penyediaan lahan seluas sekitar 6.567 meter persegi. Selain itu, tersedia pula lahan wakaf tambahan untuk pembangunan mushala yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum.  

Kerja sama antar pihak akan dilaksanakan secara bertahap guna memastikan ketersediaan sumber daya serta menyesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.  

Baca juga: Kisah Banjir Bandang Menerjang Alue Kuta, Bireuen 

Penulis: Astri Rahmayanti 

Penyunting: Agus ID 

Ditulis Oleh:

Administrator