Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | BANDUNG – Aroma tanah kering bercampur debu tipis menyambut pagi di Provinsi Idlib, Suriah. Di antara deretan tenda yang menjadi saksi bisu perjuangan bertahan hidup, hari itu, Jumat (29/5/2026), suasana terasa berbeda. Gema takbir yang mengalun syahdu menandai penyembelihan hewan qurban, membawa setitik kebahagiaan yang jarang singgah di tanah konflik ini. 
Doa dari Bumi Syam
Kegembiraan tidak hanya berhenti di kamp pengungsian. Distribusi qurban juga menjangkau Madrasah Daarut Tauhiid (DT) Suriah. Di tempat yang dibangun tahun 2016 lalu ini, para guru dan staf pengajar terus berjuang mendidik generasi penerus di tengah keterbatasan situasi pascakonflik.
Paket qurban diberikan kepada murid-murid yang merupakan pengungsi korban konflik Suriah. Imam Madrasah DT Suriah menyampaikan untaian doa dan rasa syukurnya atas kepedulian para muqorib (pequrban) melalui DT Peduli.
"Dari Madrasah Daarut Tauhid, kami mengucapkan kepada Anda sekalian: Selamat Hari Raya, semoga Anda selalu dalam kebaikan setiap tahunnya. Dan kami berterima kasih kepada yayasan atas hewan kurban yang telah diberikan untuk para guru dan staf pengajar. Semoga Allah membalas Anda sekalian dengan segala kebaikan," tuturnya lembut. 
"Kami berterima kasih kepada saudara-saudara kami di yayasan Daarut Tauhiid Peduli. Semoga Anda selalu berada dalam kebaikan setiap tahunnya. Dan semoga Allah menerima amal saleh dari kami dan dari Anda semua," ucapnya dengan tulus.
Ikhtiar Menebar Maslahat
Penyaluran qurban ke wilayah rawan konflik dan kemanusiaan seperti Suriah merupakan komitmen nyata DT Peduli untuk memastikan bahwa berkah qurban dapat dirasakan oleh mereka yang paling membutuhkan. 
Baca juga: Ketika Daging Qurban Hadirkan Kebahagiaan Pengungsi di Bumi Syam
Penyunting: Agus ID