SD Al-Washliyah Moho, Tetap Bertahan dengan Keterbatasan

Daarut Tauhiid (DT) Peduli Sumatera Utara (Sumut) memberikan bantuan berupa papan tulis untuk SD Swasta Al-Washliyah Moho, Kabupaten Simalungun. Berdasarkan hasil survei tim DT Peduli Sumut, sekolah yang terletak di Jalan Jawa Maraja Jambi tersebut sudah tergolong sekolah yang tidak layak dari segi fasilitas. 

Kondisi sekolah belum pernah di renovasi, sehingga banyak bangunan dan fasilitas yang sudah tidak layak lagi. Adapun dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tidak cukup memenuhi kebutuhan sekolah. Para gurunya pun hanya mendapatkan honor 200 ribu setiap bulannya.

"Sangat memprihatinkan. Untuk tahap awal, kita memberikan bantuan whiteboard, karena papan tulis jenis blackboard kondisinya sudah rusak dan tidak layak lagi di pakai,” ungkap tim DT Peduli Sumut, Tita.

Meski kondisinya tidak layak, sekolah yang dihuni 37 siswa dan 4 guru ini tetap menjalankan proses belajar dan mengajar seperti biasa. Hal tersebut disampaikan oleh Novita Sani yang juga turut terjun langsung memberikan bantuan.

"Mereka tetap belajar seperti biasa tanpa mengeluh sama sekali, padahal kita yang melihat pun sangat sedih," ungkap Novita Sani, pada Selasa (21/1).

Novita menambahkan, sebagai bentuk kepedulian di bidang pendidikan, DT Peduli Sumut berkomitmen akan terus membantu proses pembangunan SD Al-Washliyah Moho. (Kustriawan)