Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

Memijarkan Harapan di Tanah Palestina
 

 

Memijarkan Harapan di Tanah Palestina

Dipublish pada:

08-Oct-24

Palestina, tanah suci yang Allah berkahi, tak luput dari rakyatnya yang selalu menginspirasi. Ketangguhan, ketegaran, dan luasnya rasa sabar yang dimiliki mampu membuka mata hati hampir seluruh penduduk bumi.

 

Di tengah hujan rudal, hanyalah “Allahu Akbar” yang digaungkan. Kehilangan harta bahkan keluarga tak membuat mereka luput dari menyebut asma-Nya. Keimanan yang sesungguhnya sedang Allah tampa kkan melalui pengorbanan rakyat Palestina.

 

Kuatnya iman rakyat Palestina mampu menembus mata hati dunia. Anak kecil, remaja, dewasa, orang tua tak henti-hentinya menyebut nama Allah dalam kesehariannya. Mengagungkan kekuasaan-Nya di te ngah ujian yang begitu berat melanda. Memuliakan Al-Qur’an di antara kesulitan yang tiada habisnya. Nilai-nilai Islam diterapkan dengan sebaik-baiknya walau situasi dan kondisi sangat jauh dari kata layak, nyaman bahkan aman.

 

Masjid Daarut Tauhiid Indonesia, Hadiah Istimewa untuk Gaza

 


Benar saja, kekuatan iman mereka tak terkalahkan bahkan ketika segala harta dunia yang dimiliki hancur dihantam rudal. Tuntunan Islam dan Al-Qur’an ialah sumber kekuatan terbesar rakyat Palestina. Kekuatan yang selalu digenggam erat dimana pun dan kapan pun berada.

 

Daarut Tauhiid (DT) Peduli bersama para donatur pun tak ingin luput dari pahala jariyah yang ditularkan rakyat Palestina. Bersama para donatur, DT Peduli membangun Masjid Daarut Tauhiid di Gaza, Palestina. Berdiri kokoh, masjid tersebut menjadi rumah untuk rakyat Palestina. Digunakan untuk beribadah, bernaung bahkan untuk menghafal Al-Qur’an.

 

Masjid DT Indonesia dibangun di atas tanah lahan milik Departemen Agama dan Perwakafan Palestina. Warga setempat menambahkan tanah seluas 250 meter persegi sehingga masjid mampu menampung 300 jemaah. Masjid dilengkapi beberapa fasilitas seperti kipas angin, beberapa tempat wudu, dan toilet. Sedangkan konstruksinya dibangun dari beton dengan pondasi dasar berkekuatan lima lantai.

Proses pembangunan Masjid DT dimulai sejak September 2015 dan mengalami beragam halangan dan rintangan. Alhamdulillah selesai dan diresmikan pada Kamis, 31 Desember 2015, jam 10 pagi dan disambut oleh KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) selaku pencetus ide dan konseptor pembangunan masjid tersebut. Beliau merasa terharu dan berdoa agar masjid ini menjadi amal saleh bagi pihak mana pun yang berjuang dalam pendirian masjid.


Syekh Salim, Ketua Komite Dakwah Ikatan Ulama Palestina menyampaikan terima kasih kepada seluruh rakyat Indonesia yang menjadi jalan kehadiran Masjid Daarut Tauhiid. Menurutnya, pembangunan masjid ini menjadi salah satu dukungan konkret ke pada rakyat Palestina.

 

“Saya mewakili ulama dan masyarakat Palestina menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada muslim dan pemerintah Indonesia yang hingga kini selalu mendukung rakyat Palestina. Salah satu dukungan konkret adalah membangun Masjid Daarut Tauhiid sekaligus mengaktifkan markaz tahfidz Baitul Qur’an,” ujar Syekh Salim.

 

Menebarkan Cahaya Al-Qur’an di Tanah Gaza


 

Selain sebagai tempat ibadah, Masjid Daarut Tauhiid Indonesia juga menjadi tempat mencetak para peng hafal Qur’an yang disebut program Baitul Qur’an. Berdasarkan keterangan Mahmoud Manoun selaku Kepala Program Tahfidz Baitul Qu’ran, jumlah siswa yang belajar di masjid tersebut mencapai 155 siswa. Mereka tersebar di tujuh kelas tahfiz yang terpusat di Masjid Daarut Tauhiid Indonesia.

 

Baitul Qur’an merupakan salah satu program DT Peduli yang sedang berlangsung di Palestina. Program ini mencetak penghafal Qur’an yang dibimbing secara khusus. Program tersebut disambut antusias oleh warga Gaza, para santri tampak khusyuk ketika menghafal ayat demi ayat Al-Qur’an.

 

Al-Qur’an adalah kekuatan utama rakyat Gaza. Tak hanya menjadi pedoman hidup namun juga menjadi penghibur kala duka dan rasa takut melanda. Cahaya Al-Qur’an terus bersinar di Gaza. Meski langit meng hitam akibat kepulan bom, bumi Gaza tak pernah padam akan lantunan ayat suci Al-Qur’an.

 

Melegakan Dahaga di Gaza

 


Bukan hanya masjid dan pesantren Baitul Qur’an, DT Peduli bersama para donatur telah Allah izinkan untuk membangun pabrik air minum di Gaza.

 

Kelangkaan dan kontaminasi air bersih men jadi masalah serius yang dihadapi lebih dari dua juta warga Gaza. Jalur Gaza mengalami pening katan krisis air selama beberapa tahun terakhir yang mana kekurangan air mencapai 68 sam pai 90 meter kubik pertahun. 

 

Hal tersebut diperparah dengan adanya pendudukan Israel. Selain pengepungan, kemiskinan pun mem perparah kondisi itu. Alhamdulillah pada September 2021, pabrik air minum Indonesia mulai dibangun secara bertahap untuk menjawab persoalan besar warga Gaza terkait air bersih.

 

Pabrik air minum Indonesia ini rencananya diresmi kan pada akhir tahun 2023. Namun, pabrik air minum tersebut menjadi salah satu fasilitas berharga yang turut dibom oleh Zionis Israel.

 

Atas izin Allah SWT dan doa rakyat Indonesia, Senin (4/3/2024), pabrik air minum Indonesia di Gaza ak hirnya diresmikan. Meskipun diresmikan di tengah gempuran yang terus berlangsung, pabrik air minum persembahan rakyat Indonesia itu diharapkan bisa memenuhi kebutuhan air minum di Gaza.

 

Usai diresmikan, sebanyak lima ribu liter air bersih langsung disalurkan oleh relawan DT Peduli kepada pengungsi di Al-Qarara, Gaza. Kedatangan truk tangki air dari pabrik air minum Indonesia ini pun disambut antusias dan gembira oleh para pengungsi.

 

“Harapannya pabrik air minum Indonesia ini bisa segera membantu dan bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan air minum di Gaza,” kata Abdillah Onim, aktivis Palestina asal Indonesia.

 

Terus gelorakan semangat membela Palestina! Seperti halnya para pejuang di sana yang tak pernah lelah memperjuangkan Masjidil Aqsha, tempat suci seluruh umat Islam di dunia.

 

(kontributor/Noviana)

Ditulis Oleh:

Administrator