Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

Senyum Qurban di Bumi Yaman yang Terluka
 

 

Senyum Qurban di Bumi Yaman yang Terluka

Dipublish pada:

11 Jun 2026


DTPEDULI.ORG | BANDUNG – Yaman, negeri yang dahulu dijuluki Rasulullah ﷺ sebagai tanah yang penuh iman dan hikmah, kini harus menanggung luka mendalam akibat konflik berkepanjangan sejak tahun 2014. 

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahkan melabeli Yaman sebagai salah satu krisis kemanusiaan terburuk di dunia. Lebih dari separuh penduduknya, sekitar 21,6 juta jiwa, hidup bergantung pada uluran tangan global. Di tengah senyapnya perhatian dunia yang mulai melupakan nestapa Yaman, secercah harapan itu datang dari tanah air, Indonesia. 

Melalui program Qurban Impact, Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Daarut Tauhiid (DT) Peduli bersinergi dengan Yayasan Khidmat Indonesia untuk Tanah Amanah (KITA) dalam program Qurban Garis Depan 1447 Hijriah. Amanah berupa 14 ekor hewan kurban dari para pequrban Indonesia berhasil mengalirkan kebahagiaan kepada saudara di kota Al-Hudaydah dan Sana’a, Yaman. 

Menembus Batas Geografis 

Proses penyembelihan dan distribusi dilaksanakan secara bertahap pada hari kedua dan ketiga Tasyrik 1447 Hijriah, Jumat (29/5/2026) dan Sabtu (30/5/2026). Berkejaran dengan waktu demi menjaga kesegaran daging, para mitra lapangan bekerja tanpa lelah. Target penerimanya adalah keluarga kehilangan kepala rumah tangga, janda dengan anak yatim, serta mereka yang sama sekali tidak memiliki penghasilan tetap. 

"Alhamdulillah, proyek ini telah kami selesaikan hanya dalam beberapa jam. Semua keluarga penerima mendoakan kebaikan yang berlimpah untuk Anda semua, karena Anda telah menghadirkan kegembiraan," ungkap salah seorang mitra lapangan Yayasan KITA di Yaman.

Qurban Yaman 4.jpg 128.39 KB
Sebanyak 14 ekor hewan qurban tersebut bersama hewan qurban lainnya dalam program Qurban Garis Depan berhasil menyapa sekitar 450 keluarga termiskin dan paling rentan, atau setara dengan ±1.800 jiwa yang terbantu. Potongan daging segar yang mereka terima hari itu menjadi satu-satunya sumber protein hewani yang dapat mereka konsumsi dalam beberapa bulan terakhir. 

Tak hanya daging segar, kehangatan Iduladha juga disempurnakan melalui program tambahan berupa distribusi 65 porsi makanan hangat yang dibagikan langsung kepada 27 keluarga rentan di pusat kota Sana'a. 

Qurban Yaman 2.jpg 221.49 KB
Ketukan Hati Penerima Manfaat 

Ummu Khubaib, seorang ibu sekaligus penerima manfaat di kota Sana'a, sambil mendekap paket daging kurban untuk anak-anaknya, ia menitipkan pesan mendalam untuk masyarakat Indonesia. 

"Dari Yaman, kami mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara kami di Indonesia yang telah menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan keluarga miskin. Semoga Allah membalas setiap kebaikan Anda dengan keberkahan, melipatgandakan pahalanya, dan menjadikannya sebagai amal yang terus mengalir hingga hari perjumpaan dengan-Nya," tutur Ummu Khubaib tulus. 

Qurban Yaman 3.jpg 109.28 KB
Ketua Yayasan KITA, dr. Aldi, menyampaikan apresiasi atas komitmen dan kepercayaan yang diberikan oleh DT Peduli. Menurutnya, kolaborasi ini memiliki nilai strategis yang melampaui angka-angka statistik bantuan. Ketika Yaman mulai tergelincir dari fokus media internasional, DT Peduli justru memilih hadir di garis depan. 

"Saya secara khusus ingin mengucapkan jazakumullah khairan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pimpinan dan seluruh jajaran Daarut Tauhiid Peduli atas sinergi dan kolaborasinya. Semoga Allah menerima amal ibadah para mudhahiy, dan menjadikan kolaborasi kita sebagai penguat umat Rasulullah ﷺ," ujar dr. Aldi menutup laporannya. 

Bagi DT Peduli dan Yayasan KITA, program qurban adalah bentuk ribath, yakni sebuah keteguhan untuk berdiri membela lini terdepan umat Islam melalui doa, kepedulian, dan kerja nyata.  

Baca juga: Berkah Qurban Hadirkan Senyum Hangat para Pengungsi di Tanah Suriah 

Penyunting: Agus ID

Ditulis Oleh:

Administrator