Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | INDRAMAYU - Salah seorang santri binaan Program Rumah Tahfidz Al-Qur’an Daarut Tauhiid (DT) Peduli Cirebon berhasil menyelesaikan ziyadah hafalan 30 juz Al-Qur’an. Kegiatan tasmi’ dan ziyadah tersebut dilaksanakan di Masjid Pondok Pesantren Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo pada Rabu (06/05/2026).
Santri tersebut bernama Raifan Akbar Putra yang saat ini berusia 17 tahun. Ia menempuh pendidikan program tahfidz selama tiga tahun, melalui kolaborasi antara DT Peduli Cirebon dan Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo.
Raifan mengungkapkan bahwa motivasinya dalam menghafal al-Qur’an semata-mata untuk mencari rida Allah SWT. Selain itu, ia ingin menjadi keluarga Allah di bumi, mengharapkan syafaat al-Qur’an di hari kiamat, serta meraih derajat tertinggi di surga.
“Saya ingin menghadiahkan mahkota kemuliaan untuk kedua orangtua di surga kelak,” ungkap Raifan.
Meski demikian, perjalanan menghafal al-Qur’an tidak selalu mudah. Raifan mengaku harus menghadapi berbagai tantangan seperti rasa malas, kebiasaan menunda waktu, sulit menjaga fokus dan konsistensi, hingga rasa jenuh saat murojaah hafalan. Ia juga mengaku masih terus belajar mengatur waktu dengan baik dan melawan rasa kantuk ketika menyetorkan hafalan.
Raifan memiliki cita-cita untuk menjadi seorang ahli hukum yang juga hafidz al-Qur’an. Menurutnya, ilmu agama dan ilmu dunia harus berjalan beriringan agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.
Sementara itu, Baha, selaku Ustaz dan Pembimbing Program dari Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia berharap keberhasilan Raifan dapat menjadi motivasi bagi santri lainnya.
“Mudah-mudahan dengan adanya santri seperti ananda Raifan Akbar bisa memacu semangat teman-teman santri lain untuk bisa mengkhatamkan al-Qur’an, khususnya teman-teman di Pesantren Al-Urwatul Wutsqo dan juga pesantren-pesantren lainnya,” ujarnya.
Melalui Program Rumah Tahfidz Al-Qur’an, DT Peduli Cirebon terus berkomitmen mencetak generasi penghafal al-Qur’an yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan semangat menebar manfaat bagi masyarakat.
Baca Juga : DT Peduli Cirebon Bersama Komunitas GS2 Salurkan Bantuan Sembako untuk Masyarakat Jompo dan Dhuafa
Penulis : Ainun Mubarok
Penyunting : Cristi A. Sarif