Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | JEMBRANA – Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) meresmikan Program Finishing Pembangunan Masjid Pantai Bali dan Sarana Manasik Haji di Kabupaten Jembrana, Sabtu (7/2/2026). Kehadiran masjid di pesisir ini menandai babak baru pengembangan wisata religi nasional dengan konsep miniatur Tanah Suci yang terintegrasi dengan pemberdayaan umat dan kearifan lokal.
Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Kepala Badan Pelaksana BPKH, Fadlul Imansyah, didampingi Ketua Yayasan DT Peduli, Bascharul Asana, serta sejumlah tokoh dari kementerian dan Dewan Masjid Indonesia. Momentum ini menjadi tonggak penting bagi masyarakat Muslim Bali dalam mewujudkan ikon wisata religi pesisir yang representatif.

“Di Kabupaten Jembrana, kami membantu penyelesaian Masjid Pantai Bali beserta sarana latihan manasik haji. Seluruh pendanaan program ini murni berasal dari hasil pengembangan Dana Abadi Umat (DAU), bukan dari pokok dana haji milik jemaah,” tegas Fadlul Imansyah.
Ketua Yayasan DT Peduli, Bascharul Asana, sebagai Mitra Kemaslahatan BPKH, mengapresiasi kelengkapan fasilitas yang dibangun. Menurutnya, sarana manasik di lokasi ini merupakan salah satu yang paling komprehensif dibandingkan program serupa di wilayah lain.
“Mudah-mudahan ini menjadi peningkatan luar biasa bagi masyarakat. Kami sudah membantu di beberapa tempat, namun fasilitas di sini kelihatannya yang paling lengkap karena mencakup seluruh rukun manasik,” ujar Bascharul.

Dengan rampungnya pembangunan ini, Masjid Pantai Bali siap menjadi destinasi edukasi haji dan umrah sekaligus penggerak ekonomi ramah Muslim di Pulau Dewata.
Baca juga: Realisasikan Model Wakaf Hijau, BPKH Tanam 2.500 Pohon di Hari Pohon Sedunia
Penyunting: Agus ID