Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | Ciwidey – Pascaraamdhan, Daarut Tauhiid (DT) Peduli Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam membina para petani cabe gendot di Desa Pasirjambu, Ciwidey, Kabupaten Bandung, pada Selasa, (31/3).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi yang secara konsisten dilaksanakan setiap bulan, khususnya bagi ibu-ibu petani cabe gendot. Tidak hanya berfokus pada peningkatan hasil pertanian, pembinaan ini juga menitikberatkan pada penguatan aspek ruhiyah (spiritual).
Kepala Cabang DT Peduli Bandung, Zusuf, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya menjaga dan meningkatkan kualitas keimanan pascaramadhan. Ia menekankan bahwa momen setelah ramadhan seharusnya menjadi titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih bertakwa.
“Pascaramadhan, kedekatan kepada Allah harus terus ditingkatkan. Kita latih diri untuk membersihkan hati, menahan amarah, mudah memaafkan, dan senantiasa berbuat baik,” ujarnya.
Selain pembinaan ruhiyah, kegiatan ini juga diisi dengan sesi berbagi (sharing) terkait proses budidaya dan perkembangan tanaman cabai yang tengah dijalankan para peserta. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petani dalam mengelola hasil pertanian secara optimal.
Manajer Program DT Peduli, Ade, menyampaikan rencana pengembangan ke depan yang tidak hanya berfokus pada cabe gendot, tapi juga diversifikasi tanaman. “In sya Allah ke depan, para petani tidak hanya menanam cabe gendot, tapi juga akan mengembangkan sayuran lain seperti sawi, buncis, dan pakcoy,” jelasnya.
Melalui sinergi antara penguatan spiritual dan pemberdayaan ekonomi, DT Peduli optimis dapat menciptakan masyarakat yang mandiri, sejahtera, dan tetap berlandaskan nilai-nilai keimanan.
Baca Juga : DT Peduli Bandung dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Salurkan Bingkisan Lebaran untuk Fisabilillah
Penulis : Satria Baja Hitam
Penyunting : Cristi A. Sarif