Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | MAROS – Matahari baru saja meninggi di langit Dusun Bonto-Bonto, Desa Bonto Somba, ketika riuh tawa anak-anak memecah kesunyian wilayah perbukitan di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros. Pada Selasa (14/7/2026), Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) DT Peduli Sulawesi Selatan (Sulsel) hadir membawa seberkas cahaya baru melalui Program Muharram untuk Yatim dan Dhuafa.
Bagi Nurul (8) dan kakaknya, Ikhsan (9), sekolah adalah kemewahan yang harus dibayar dengan keteguhan hati. Menjadi bagian dari tujuh bersaudara dalam keluarga prasejahtera membuat barang-barang baru seperti tas dan sepatu menjadi hal yang sulit dijangkau.
Sudah cukup lama dua bersaudara ini harus berjalan ke sekolah dengan alas kaki seadanya dan tas yang mulai rusak. Namun, keterbatasan itu tak pernah berhasil memadamkan binar di mata mereka untuk menuntut ilmu.
"Aku tinggal di Kabupaten Maros. Sudah cukup lama aku tidak memiliki tas dan sepatu yang layak untuk dipakai ke sekolah. Walaupun begitu, aku tetap semangat belajar dan mengejar cita-citaku," ungkap Nurul.
Pagi itu, perjalanan panjang ditempuh oleh Tim Program DT Peduli Sulsel, Fergiawan, untuk menyalurkan paket alat sekolah berupa tas dan sepatu baru. Proses distribusi bantuan melalui Program Berbagi Peduli Mustahiq ini didampingi langsung oleh Kepala Desa Bonto Somba, Suparman, yang turun langsung memastikan bantuan tepat sasaran kepada anak-anak yang paling membutuhkan.
Fergiawan menyatakan bahwa pergerakan ini didedikasikan untuk menjaga asa dan memotivasi anak-anak di pelosok agar tetap semangat mengejar pendidikan mereka di tahun ajaran baru.
Ketika sepasang sepatu hitam baru dan tas sekolah yang kokoh berpindah ke tangan Nurul dan Ikhsan, wajah kakak beradik itu seketika beralih cerah. Ada kebahagiaan yang tumpah, seolah beban berat di pundak kecil mereka terangkat seketika.
"Hari ini aku sangat bahagia. Alhamdulillah, DT Peduli Sulawesi Selatan memberikan bantuan berupa tas dan sepatu baru melalui Program Berbagi Peduli Mustahiq dalam momentum Muharram," ucap Nurul berbinar-binar sambil memeluk erat tas barunya.
Ia juga berterima kasih kepada seluruh donatur DT Peduli Sulsel dan memanjatkan doa. "Terima kasih kepada DT Peduli Sulawesi Selatan dan seluruh donatur yang telah membantu kami. Semoga Allah membalas semua kebaikan dengan pahala yang berlipat. Aamiin,” lanjutnya.
Bagi Nurul, Ikhsan, dan puluhan anak dhuafa lainnya di Desa Bonto Somba, bantuan dari para donatur DT Peduli Sulsel hari itu adalah sesuatu yang membuat mereka semangat untuk terus melangkah demi menjemput mimpi-mimpi di masa depan.
Baca Juga : Penuh Haru, DT Peduli Sulsel Bersama Kemenag Sulsel Gelar Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas
Penulis : Indar
Penyunting : Cristi A. Sarif