Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

Kisah Keikhlasan dan Keteguhan Iman Halimah di Tengah Banjir Aceh Tamiang
 

 

Kisah Keikhlasan dan Keteguhan Iman Halimah di Tengah Banjir Aceh Tamiang

Dipublish pada:

09 Jan 2026


DTPEDULI.ORG | ACEH TAMIANG – Di tengah kepungan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Tamiang, keteguhan iman dan rasa syukur tetap terpancar dari wajah para penyintas. Salah satunya adalah Halimah, warga Desa Bandar Mahligai, seorang perempuan tangguh yang menunjukkan keikhlasan luar biasa meski harta bendanya terendam air.

kisah halimah 2.jpg 133.71 KB
Dengan suara tenang, Halimah mengungkapkan rasa syukurnya atas segala nikmat yang telah ia terima sepanjang hidupnya. Ia memilih untuk tidak meratapi kehilangan materi yang dialaminya saat ini. 

“Allah sudah memberi begitu banyak kebaikan sepanjang hidup saya. Allah beri rumah, kendaraan, dan kenyamanan tidur. Jadi, jika saat ini Allah mengambil semuanya, mengapa saya harus menangis?” tutur Halimah lirih. Ia meyakini bahwa setiap ujian pasti akan Allah ganti dengan sesuatu yang jauh lebih baik.

kisah halimah 3.jpg 228.99 KB
Keteguhan iman seperti inilah yang memicu semangat DT Peduli bersama berbagai mitra kemanusiaan untuk bergerak cepat. Tim menyalurkan bantuan ke dua lokasi utama, yakni Desa Bundar dan Desa Bandar Mahligai, pada Sabtu (3/1/2026). 

Di Dusun Bahasa, Desa Bundar, warga menerima paket sembako hasil kolaborasi dengan Aliansi Pemuda Binjai dan PLN Mix Corporate. Selain pangan berupa beras dan biskuit, relawan juga mendistribusikan karpet untuk alas ibadah, pakaian layak pakai, serta perlengkapan sanitasi perempuan yang didukung oleh jasa ekspedisi TIKI dan JNE. 

Di Pos DT Sekrak, Desa Bandar Mahligai, tim kembali membagikan beras, susu, biskuit, dan perlengkapan kebersihan. Seluruh bantuan ini bertujuan untuk meringankan beban warga yang sedang berjuang memulihkan kehidupan mereka pascabanjir. 

kisah halimah 4.jpg 306.26 KB
Tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, DT Peduli juga memperhatikan pemulihan batin anak-anak. Di MIN 7 Desa Bandar Mahligai, Aliansi Pemuda Binjai bersama DT Peduli menghadirkan program trauma healing bagi seratus anak. Program ini menjadi ikhtiar untuk mengembalikan senyum dan rasa aman mereka setelah melewati pengalaman pahit bencana banjir. 

Kehadiran bantuan ini diharapkan mampu menguatkan semangat warga untuk bangkit. Kisah keikhlasan Halimah menjadi pengingat bagi semua pihak bahwa harapan dan rasa syukur selalu memiliki tempat, bahkan di tengah ujian terberat sekalipun. 

Baca juga: Kisah Wiwi, Penebar Ceria di Balik Bencana di Pidie Jaya 

Penyunting: Agus ID 

Ditulis Oleh:

Administrator