Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

Ketika Berkah Qurban Indonesia Menyapa Muslim dan Non-Muslim Filipina
 

 

Ketika Berkah Qurban Indonesia Menyapa Muslim dan Non-Muslim Filipina

Dipublish pada:

03 Jun 2026


DTPEDULI.ORG | BANDUNG – Matahari baru saja beranjak tinggi di Brgy Hall Pasong Kawayan 1, General Trias, Cavite City, Filipina. Riuh rendah suara panitia berbaur suara hewan qurban yang bersiap menunaikan syariat. 

Qurban di Filipina 3.jpg 1.67 MB
Di sudut area peternakan, beberapa dai lokal sibuk merapikan catatan, bersiap menyusuri gang-gang sempit demi sebuah misi, yaitu mengantarkan kebahagiaan yang dikirim jauh-jauh dari tanah Indonesia. 

Tahun ini, gerbang kebaikan itu terbuka lebar melalui kolaborasi Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) DT Peduli bersama Sahabat Al-Aqsha. Melalui program Qurban Impact DT Peduli, ikhtiar membentang kebaikan tanpa batas wilayah kembali ditunaikan. Filipina, negara dengan minoritas Muslim, menjadi salah satu pelabuhan berkah tahun ini. 

Dua Hari Penuh Berkah 

Prosesi penyembelihan dan pendistribusian berlangsung maraton selama dua hari. Dimulai pada hari Iduladha, Rabu (27/5/2026), sejak pukul 08.00 hingga 18.00 waktu setempat, kepedulian para mudhohi (pekurban) langsung mewujud nyata. Sebanyak 31 ekor kambing dan 2 ekor sapi berhasil disembelih dan langsung didistribusikan hari itu juga. 

Keesokan harinya, Kamis (28/5/2026), ketukan berkah berlanjut dari pukul 08.00 hingga 13.00 untuk menyelesaikan penyembelihan 5 ekor sapi tersisa. Total 7 ekor sapi dan 31 ekor kambing menjadi saksi kepedulian masyarakat Indonesia. 

Qurban di Filipina 2.jpg 917.17 KB
Bagi masyarakat Muslim kelas menengah ke bawah di Cavite City, bantuan ini adalah oase. Selama ini, qurban dari warga Muslim lokal belum tentu mencukupi karena keterbatasan finansial mayoritas penduduknya. 

Ada pemandangan menarik dalam pola distribusinya. Sebagian warga yang tinggal dekat dengan lokasi peternakan tampak datang menjemput hak mereka dengan senyum mengembang. Namun, bagi mereka yang tak mampu datang karena kendala finansial dan jarak distrik yang jauh, para relawan lah yang bergerak. 

Para dai mengetuk pintu rumah-rumah warga. Menariknya, qurban kali ini tidak hanya menyasar 600 penerima manfaat Muslim, tetapi juga menyapa 239 warga non-Muslim. Ini adalah ikhtiar dakwah bil hal, dakwah melalui tindakan nyata. 

Air Mata Bahagia dari Cavite 

Kejutan berkah yang luar biasa ini menorehkan haru mendalam bagi warga lokal. Sabar Abdul Jalil, perwakilan dari ORM dan Rahima Da'wah Center (Islam the Original Religion of Mankind), tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya yang membuncah. 

"Alhamdulillahirabbil'alamin, jemaah kami dan orang-orang yang menerima daging qurban sangat senang. Saya mengucapkan jazakallahu khairan wa barakallahu fikum kepada saudara-saudari di Indonesia, serta DT Peduli dan Sahabat Al-Aqsha atas upaya luar biasa ini. Allahu Akbar!" ungkap Sabar dengan suara bergetar. 

Bagi Sabar, jumlah hewan qurban tahun ini adalah sebuah keajaiban yang belum pernah ia saksikan sebelumnya sepanjang sejarah dakwahnya di lembaga tersebut. 

"Ini pertama kali dalam hidup saya menerima qurban sebanyak ini. Sejak awal kami memulai lembaga ini, setiap tahunnya kami hanya mampu menyembelih satu atau dua sapi saja. Sekarang, Allahu Akbar, Anda semua memberi kami 7 sapi dan 31 kambing! Semoga Allah menerima qurban Anda semua, memberikan kesehatan, keberkahan yang melimpah, dan membalasnya dengan kebaikan di dunia hingga akhirat," tuturnya haru. 

"Meskipun saya tidak melihat Anda sekalian secara langsung, tetapi dari lubuk hati yang terdalam, saya mengucapkan terima kasih banyak. Jazakallahu khairan wa barakallahu feekum." 

Hari itu, jarak ribuan kilometer antara Indonesia dan Filipina seolah terkikis habis. Diikat oleh sepotong daging qurban dan keikhlasan, DT Peduli bersama para donatur kembali mewujudkan kepedulian yang tidak mengenal sekat negara, bahasa, maupun bangsa. Kepedulian berjamaah telah mengetuk pintu-pintu hati di Cavite City. 

Baca juga: Saat Kebahagiaan Qurban Mengalir Hingga Timor Leste 

Penyunting: Agus ID 

Ditulis Oleh:

Administrator