Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

Ketika Bantuan 300 Paket Sembako Jadi Harapan Pengungsi Palestina
 

 

Ketika Bantuan 300 Paket Sembako Jadi Harapan Pengungsi Palestina

Dipublish pada:

05 Nov 2025


DTPEDULI.ORG | AMMAN – Di bawah terik matahari awal November 2025, halaman sempit di Kamp Mahattah dipenuhi wajah-wajah penuh harap. Anak-anak kecil berlarian di antara tumpukan dus sembako, sementara para ibu berdiri berbaris rapi menunggu giliran. Hari itu, Sabtu (1/11/2025), menjadi hari yang istimewa bagi ratusan keluarga pengungsi Palestina yang tinggal di kamp tersebut. 

Melalui program Peduli Palestina, DT Peduli menyalurkan 150 paket sembako untuk warga Palestina di Kamp Mahattah, disusul 150 paket tambahan di Kamp Nasr keesokan harinya, Ahad (2/11/2025). Total 300 paket sembako dan makanan siap saji diberikan kepada para pengungsi yang telah lama hidup dalam keterbatasan. 

Pengiriman ini dilakukan langsung oleh Cucu Hidayat, Bendahara Yayasan DT Peduli, bersama Muhammad Ihsan, Direktur Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) DT Peduli. Mereka turun ke lapangan bersama relawan dan mitra lokal, ICCS, untuk memastikan bantuan benar-benar sampai ke tangan yang berhak. 

“Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah, hari ini kami berada di Kamp Mahattah, salah satu kem pengungsian warga Palestina di Yordania. Hari ini kami melaksanakan pembagian sembako untuk 150 keluarga Palestina.” tutur Cucu Hidayat saat menyalurkan bantuan, Sabtu (1/11/2025).

300 paket sembako untuk pengungsi Palestina 2.JPG 115.4 KB
Suasana di kamp terasa haru. Banyak di antara penerima bantuan yang sudah bertahun-tahun tinggal di pengungsian. Setiap paket sembako berisi kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak, dan bahan makanan lainnya, barang sederhana yang berarti besar bagi keluarga yang harus berjuang setiap hari untuk bertahan hidup. 

Keesokan harinya, tim DT Peduli melanjutkan perjalanan ke Kamp Nasr (Jabal Nasser), salah satu kamp pengungsian terbesar di Yordania yang menampung sekitar 40.000–50.000 orang. Di tempat itu, DT Peduli kembali membagikan 150 paket sembako dan makanan siap saji (hot meal) bagi warga yang tinggal di tenda-tenda padat penduduk. 

“Semoga ini bisa membantu mereka di kamp pengungsian ini. Dan mudah-mudahan para donatur semakin sadar bahwa bantuan mereka benar-benar sampai kepada yang membutuhkan. Kita semua ingin bermanfaat, dan insya Allah Palestina akan merdeka,” kata Cucu Hidayat. 

Kepedulian dan Harapan 

Seorang penerima manfaat di Kamp Nasr menyampaikan ungkapan sederhana namun menyentuh, “Alhamdulillah. Semoga Allah membalas kalian. Kalian membantu kami. Kami miskin, tidak punya apa-apa. Kalian membantu kami dengan uang.” 

Kalimat itu diucapkan dengan mata berkaca-kaca. Bantuan ini membawa secercah harapan di tengah kesulitan hidupnya dan para pengungsi lainnya. Setiap dus sembako adalah simbol cinta dan kepedulian dari masyarakat Indonesia yang tak pernah berhenti berbagi, meski jarak memisahkan ribuan kilometer. 

300 paket sembako untuk pengungsi Palestina 3.JPG 110.13 KB
Bagi DT Peduli, program ini bukan sekadar penyaluran logistik, tetapi bentuk nyata dari solidaritas rakyat Indonesia untuk Palestina. Melalui aksi nyata seperti ini, DT Peduli terus berkomitmen menyalurkan amanah para donatur bagi rakyat Palestina, agar mereka merasakan bahwa dunia masih peduli, dan harapan tetap hidup. 

“Mudah-mudahna kita semua bisa bermanfaat dan in syaa Allah merdeka untuk negara Palestina,” tegas Cucu penuh optimis. 

Baca juga: Detik-Detik Konvoi Lima Truk Bantuan Melaju Menuju Gaza 

Editor: Agus ID 

Ditulis Oleh:

Administrator