Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | AMMAN – Pada Sabtu (1/11/2025), gudang logistik DT Peduli di Amman dipenuhi kesibukan. Relawan-relawan dengan rompi biru-oranye bertuliskan “DT Peduli Volunteer” tampak bahu-membahu menyiapkan ribuan paket bantuan makanan.
Deru mesin truk, tumpukan kardus, dan senyum tulus para relawan berpadu menjadi pemandangan yang menghangatkan hati. DT Peduli kembali memberangkatkan lima truk bantuan pangan menuju Gaza, Palestina.
Pergerakan ini adalah denyut kasih sayang yang tak pernah putus dari rakyat Indonesia. Para donatur, lembaga, dan perusahaan mempercayakan sebagian rezeki mereka untuk meringankan beban sesama. Seluruh proses ini adalah hasil kerja keras para relawan dan sinergi bersama mitra pelaksana lokal, ICCS.

“Hari ini DT Peduli menyiapkan pengiriman lima truk bantuan makanan untuk warga Palestina. Satu truk berisi 768 paket, setara dengan bantuan untuk 3.480 jiwa. Total, insya Allah, menjangkau lebih dari 19.200 warga Gaza,” ujar Cucu Hidayat, Bendahara Yayasan DT Peduli, di sela aktivitas persiapan.
Setiap kardus yang dimuat bukanlah paket biasa. Di dalamnya terhimpun 22 item bahan makanan esensial, disusun untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga di tengah kesulitan.
"Ada beras, kemudian gula putih, minyak goreng, kemudian humus, ada juga adas termasuk teh, kurma, dan juga ikan tuna dan spageti, dan juga yang lain. Ini semua tergabung dalam satu kemasan,” jelas Cucu sambil menunjukan satu per satu.
“Semua ini adalah amanah dari donatur DT Peduli yang menitipkan hartanya untuk saudara-saudara kita di Palestina. Semoga bantuan ini diterima dengan baik dan menjadi berkah untuk semuanya. Kita doakan, semoga Palestina segera merdeka. Allahu Akbar!” tambah Cucu.

“Hari ini kita berada tepat di jalur utama Provinsi Zarkoh, Jordania untuk mereportase pengiriman bantuan lima truk, ya, lima truk kontainer bantuan paket sembako yang akan dikirimkan ke Gaza langsung. Bekerja sama dengan beberapa NGO-NGO yang ada di Jordania akan diantarkan, dikawal oleh Tentara Kerajaan Jordania, insyaallah. Ini sudah beberapa kali kita lakukan di Gaza,” seru Ihsan di pinggir jalan raya Yordania yang kering. di belakangnya, deretan truk besar bergerak perlahan, membawa total sekitar 96 ton kebaikan.
Momen itu adalah perpisahan singkat yang diiringi doa. Ihsan mengangkat kedua tangannya tinggi-tinggi, melambaikan isyarat dukungan kepada para pengemudi, sekaligus mendoakan kelancaran perjalanan. 
Konvoi lima truk itu kini bergerak, menempuh jarak dan rintangan, membawa amanah kemanusiaan. Mereka adalah jembatan harapan, menguatkan persaudaraan dan menegaskan kepedulian dari Indonesia untuk Palestina.
Editor: Agus ID