Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | BANDUNG – Hari Raya Iduladha memiliki makna yang mendalam bagi keluarga-keluarga Muslim yang hidup di ceruk-ceruk kota Al-Quds, Palestina. Di tengah keterbatasan ekonomi dan himpitan situasi yang tak menentu, kehadiran sepiring daging di meja makan adalah sebuah kemewahan yang jarang mereka temui. 
Setelah dikemas dengan rapi dan bersih, daging-daging segar tersebut segera didistribusikan ke titik-titik pembagian di sekitar Masjid Al-Aqsa. Target utamanya adalah mereka yang paling rentan, yakni para janda yang berjuang sendirian, anak-anak yatim, lansia, serta keluarga berpenghasilan rendah yang tinggal berdampingan dengan kiblat pertama umat Muslim tersebut. Lebih dari seribu jiwa merasakan berkah qurban dari para mudhohi (pequrban) tahun ini.
Salah seorang lansia penerima manfaat tidak bisa menyembunyikan kebahagiaannya saat menerima daging qurban. Ucapan terima kasih dan doa sepontan dipanjatkan olehnya. Ia mengungkapkan rasa syukurnya karena DT Peduali selalu ingat kepada saudaranya yang membutuhkan.
“Semoga ini semua dicatat dalam timbangan amal kebaikan Anda. Kami berharap Anda semakin maju dan selalu dihormati, insyaallah. Semoga Allah meninggikan derajat Anda sekalian,” ucapnya lirih. 
Dari pelataran Masjid Al-Aqsa, mengalir doa-doa tulus dari para penerima manfaat untuk keberkahan para pekurban yang telah meluaskan manfaatnya hingga ke tanah para nabi.
“Harapannya, program qurban ini tidak hanya ritual membeli hewan, menyembelih hewan, dan membagikan saja, tapi juga ada dampak lebih yang bisa diberikan,” pungkas Jajang.
Baca juga: Berkah Qurban Hadirkan Senyum Hangat para Pengungsi di Tanah Suriah
Penyunting: Agus ID