Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

Dua Truk Harapan Berhasil Menembus Gaza
 

 

Dua Truk Harapan Berhasil Menembus Gaza

Dipublish pada:

18 May 2026


DTPEDULI.ORG | GAZA - Langit di Al Wusta, wilayah tengah Jalur Gaza, tampak cerah pada Jumat (15/5/2026). Di tengah hamparan tenda-tenda pengungsian yang berdiri rapat di atas tanah berdebu, dua truk bantuan pangan perlahan memasuki area pengungsian. 

Para ibu dan para ayah, serta beberapa remaja keluar dari tenda berdiri berjejer menanti dengan tertib. Hari itu, bukan sekadar bantuan yang datang. Ada harapan yang ikut dibawa di atas dua truk tersebut. 

Ramadhan untuk Palestina 2026 5.JPG 360.58 KB
Paket pangan Ramadhan untuk Palestina melalui program Ramadhan Impact DT Peduli akhirnya tiba di Al Wusta, jantung Gaza. Bantuan tiba setelah sempat tertahan karena blokade. Truk berisi bantuan Ramadhan untuk Palestina bisa mengantarkan donasi dari masyarakat Indonesia melalui Rafah, Mesir, pada pertengahan April 2026 lalu. 

Bantuan disalurkan langsung kepada para pengungsi, baik melalui antrean di sekitar truk maupun diantarkan langsung ke tenda-tenda mereka. Suasana hangat begitu terasa meski Gaza masih menyimpan luka panjang akibat konflik yang tak kunjung reda. Senyum-senyum kecil merekah di wajah para pengungsi saat paket pangan berpindah tangan. 

Seorang relawan DT Peduli yang berada di lokasi membuka penyaluran bantuan dengan suara penuh harap. 

“Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Atas karunia dan kemurahan Allah, sebuah truk yang memuat paket bantuan pangan telah tiba di tanah Gaza,” ucapnya. 

Ramadhan untuk Palestina 2026 7.JPG 270.48 KB
Ia menjelaskan, truk bantuan itu bukan hanya membawa makanan, tetapi juga membawa kepedulian dari masyarakat Indonesia untuk warga Gaza yang sedang bertahan di tengah keterbatasan. 

“Truk yang membawa paket-paket bantuan ini tidak hanya berisi makanan di dalamnya, melainkan juga membawa harapan dan kehidupan bagi masyarakat yang telah merasakan kepedulian dan penderitaan,” lanjutnya. 

Antrean Tertib di Tengah Keterbatasan 

Tidak ada keributan saat pembagian berlangsung. Para pengungsi mengantre dengan tertib menunggu giliran menerima bantuan. Sebagian lainnya menerima paket langsung di depan tenda pengungsian mereka. 

Cuaca cerah siang itu seolah menambah hangat suasana. Anak-anak memegang erat paket pangan yang baru diterima. Para ibu tampak beberapa kali mengusap mata mereka. Bukan karena debu Gaza semata, tetapi karena masih ada saudara jauh yang terus mengingat mereka.

Ramadhan untuk Palestina 2026 3.JPG 294.99 KB
Di salah satu sudut pengungsian, seorang laki-laki Palestina yang baru menerima bantuan menyampaikan rasa syukurnya kepada para donatur Indonesia. 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada saudara-saudara di lembaga DT Peduli atas upaya mereka yang baik dan penuh berkah dalam mendukung saudara-saudara pengungsi di kamp-kamp pengungsian di tengah Jalur Gaza,” tuturnya. 

Baginya, bantuan pangan itu bukan hanya soal memenuhi kebutuhan makan beberapa hari ke depan. Lebih dari itu, bantuan tersebut menjadi penguat bahwa mereka tidak sendiri menghadapi situasi sulit yang terus berlangsung. 

“Semoga Allah membalas mereka dengan segala kebaikan, dan semoga menjadi ladang pahala di timbangan amal kebaikan mereka,” lanjutnya lirih. 

Ramadhan untuk Palestina 2026 6.JPG 315.41 KB
Seorang anak perempuan duduk sambil memeluk makanan yang langsung dikeluarkan dari paket pangan. Relawan DT Peduli mengantarkan langsung ke tenda pengungsiannya. Dia dan adiknya menyambut paket pangan tersebut penuh dengan senyum. Dengan suara pelan dan senyum malu-malu, ia mengucapkan dua kata sederhana yang terasa begitu dalam maknanya. 

Syukran Mubarik,” ucapnya dengan wajah cerah. 

Ucapan singkat itu seakan menjadi perwakilan ribuan rasa syukur yang sulit diungkapkan dengan kalimat panjang. 

Membawa Cinta dari Indonesia untuk Gaza 

Penyaluran bantuan terus berlanjut hingga truk kedua dibuka. Para relawan kembali bergerak cepat memindahkan paket-paket pangan menuju pusat-pusat pengungsian. 

Seorang relawan DT Peduli kembali menyampaikan pesan haru di tengah proses distribusi. 

“Truk ini membawa paket-paket di dalamnya, tetapi ini bukan sekadar paket biasa, melainkan membawa harapan dan kehidupan bagi rakyat yang telah merasakan penderitaan dan keterbatasan,” ujarnya. 

Ramadhan untuk Palestina 2026.JPG 324.44 KB
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh donatur DT Peduli yang telah menjadi bagian dari perjalanan bantuan tersebut hingga akhirnya tiba di Gaza. 

“Paket-paket ini sekarang sedang kami persiapkan untuk dipindahkan ke pusat-pusat pengungsian dan penampungan. Di pusat-pusat tersebut, tinggallah saudara-saudara kita para pengungsi,” katanya. 

Di depan tenda pengungsian, eorang ibu Palestina mengungkapkan rasa syukur dan doanya untuk masyarakat Indonesia setelah menerima paket berisi makanan pokok tersebut. 

“Semoga Allah memberkahi rakyat Indonesia, dan semoga Allah membalas kalian dengan segala kebaikan,” ucapnya penuh haru. 

Ramadhan untuk Palestina 2026 2.JPG 292.02 KB
Ia berharap masyarakat Indonesia selalu diberi kesehatan dan kemampuan untuk terus menebar kebaikan kepada sesama. 

Bagi warga Gaza, bantuan itu mungkin hadir dalam bentuk paket pangan. Namun di balik setiap kardus yang dibagikan, tersimpan pesan bahwa kepedulian mampu menembus batas negara, bahasa, bahkan reruntuhan perang. Di Al Wusta hari itu, dua truk bantuan tidak hanya mengantarkan makanan. Mereka mengantarkan harapan, doa, dan cinta dari Indonesia untuk Palestina. 

Baca juga: Ramadhan untuk Palestina, DT Peduli Salurkan Dua Truk Bantuan dan Ratusan Tenda 

Penyunting: Agus ID 

Ditulis Oleh:

Administrator