Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | BANDUNG – Di tengah berbagai keterbatasan yang dihadapi masyarakat Gaza, semangat generasi muda untuk mempelajari Al-Qur’an terus tumbuh. Setiap pagi, seperti pada Selasa (23/6/2026), sebanyak 200 santri berkumpul di Masjid Daarut Tauhiid (DT) Gaza untuk mengikuti kegiatan membaca dan menghafal Al-Qur’an yang difasilitasi melalui dukungan masyarakat Indonesia dan para donatur DT Peduli.
Kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan mencakup dua halaqah. Pertama, halaqah hukum tajwid dan pemantapan hafalan (mutqin) bagi para penghafal Al-Qur’an. Kedua, tersedia pula halaqah pembelajaran Qa’idah Nuraniyyah yang ditujukan bagi anak-anak untuk mengenalkan huruf-huruf hijaiyah serta tata cara pelafalannya sesuai harakat yang benar. Metode ini membantu para santri agar lebih mudah dalam membaca dan menghafal Al-Qur’an. 
“Para pengajar di sini merupakan relawan. Kami berharap agar program ini terus berlanjut berkat upaya dan dukungan dari masyarakat Indonesia serta donatur DT Peduli, sekaligus terus memotivasi para santri untuk membaca dan menghafal Al-Qur’an,” ujar salah seorang relawan.
Menurutnya, keberlanjutan program menjadi harapan besar bagi para pengajar dan santri. Dukungan yang diberikan tidak hanya membantu terselenggaranya kegiatan belajar, tetapi juga menjadi penyemangat bagi para relawan untuk terus mengajar dan membina generasi Qurani di Gaza.
“Kami juga berharap adanya dukungan bagi para pengajar agar dapat terus mengajar di sana, sehingga kelak Masjid Daarut Tauhiid Gaza bisa menjadi pusat besar yang menaungi para santri serta para penghafal Al-Qur’an, dan mampu menampung jumlah santri yang lebih banyak lagi,” lanjutnya. 
Baca juga: Masjid DT Gaza Jadi Tumpuan Utama, Kawasan Masjid Dipenuhi Ribuan Pengungsi
Penyunting: Agus ID