Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | PALEMBANG - Dalam upaya meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat, Daarut Tauhiid (DT) Peduli Sumatera Selatan bersama MTT (Majelis Telkomsel Taqwa) Sumbagsel menggelar pelatihan mencukur rambut. Kegiatan ini dilaksanakan 12 kali pertemuan, mulai Kamis, (26/2), sampai Jumat, (10/4).
Pelatihan berlangsung di tiga lokasi berbeda, yakni di Kantor DT Peduli, Kelurahan Sukamaju, serta Kelurahan 9 Ilir, Kota Palembang. Para penerima manfaat yang terlibat aktif dalam program ini, ialah kalangan usia produktif yang belum memiliki pekerjaan tetap agar memiliki keterampilan praktis yang dapat menjadi sumber penghasilan.
Sesi pembelajaran mencakup pengenalan alat dan bahan, teknik dasar mencukur, hingga variasi model potongan rambut. Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk praktik langsung dengan pendampingan instruktur berpengalaman.
Selain keterampilan teknis, peserta turut dibekali pemahaman mengenai standar kebersihan dalam bekerja, pelayanan kepada pelanggan, serta wawasan peluang usaha di bidang barbering. Hal ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan peserta dalam memulai usaha secara mandiri.
Perwakilan DT Peduli Sumsel, Joni Susanto, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menghadirkan solusi pemberdayaan yang berkelanjutan. "Kami berharap pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan, tapi juga membuka peluang usaha bagi peserta sehingga mereka bisa mandiri secara ekonomi," ujarnya.
Sementara itu, perwakilan MTT Sumbagsel, Syaifuddin, menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan dampak sosial yang nyata untuk masyarakat.
"Melalui sinergi ini, kami ingin berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya dalam keterampilan yang langsung dapat dimanfaatkan untuk mencari penghasilan. Kami juga berharap program ini dapat memberikan dampak jangka panjang dan menjadi langkah awal bagi peserta untuk memiliki usaha mandiri yang berkelanjutan," ucapnya.
Yanto, salah seorang penerima manfaat mengaku bersyukur dapat mengikuti pelatihan ini. "Alhamdulillah, saya bersyukur dan bersemangat untuk mengikuti pelatihan ini. Semoga ilmu yang didapat bisa saya manfaatkan untuk meningkatkan keterampilan dan membuka peluang kerja yang lebih baik," ungkapnya.
Melalui program ini, DT Peduli Sumsel dan MTT Sumbagsel berkomitmen untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang berkelanjutan, sehingga mampu menciptakan masyarakat yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Baca Juga : DT Peduli Sumsel Gelar Kajian Parenting Bersama Bunda Astrie Ivo di Sekolah Islam Alifah Khalifah
Penulis : Sisi Revita
Penyunting : Cristi A. Sarif