Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | MOJOKERTO - Semangat kolaborasi antara Daarut Tauhiid (DT) Peduli Jawa Timur (Jatim), Pemerintah Desa Ngembat, dan masyarakat setempat mewarnai pelaksanaan Qurban Festival yang digelar di Desa Ngembat, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, pada Rabu (27/05/2026).
Dalam kegiatan ini, sebanyak 70 ekor domba qurban disalurkan kepada 700 kepala keluarga (KK) sebagai bentuk kepedulian sosial, sekaligus upaya menghadirkan manfaat qurban yang merata.
Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan suasana hangat dan penuh antusias. Acara pembukaan dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, relawan, serta Tim DT Peduli Jatim. Kolaborasi yang terjalin sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan menjadi kunci kelancaran kegiatan ini.

Perwakilan Pemerintah Desa Ngembat, Kepala Kewilayahan, Kuwat, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun antara DT Peduli Jatim dan masyarakat desa. “Kami mengucapkan terima kasih atas empati dan kepedulian DT Peduli Jawa Timur. Program ini tidak hanya menghadirkan manfaat qurban, tetapi juga mempererat kebersamaan antara lembaga, pemerintah desa, dan warga,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya peran masyarakat dalam mendukung kelancaran kegiatan dengan mengikuti prosedur penyembelihan dan distribusi yang telah disepakati bersama. Pemerintah desa turut memfasilitasi koordinasi distribusi agar penyaluran daging qurban merata di dua dusun yang berada di Wilayah Desa Ngembat.

Sementara itu, perwakilan DT Peduli Jawa Timur, Thegar Prasetyo, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk amanah dari para donatur yang dipercayakan kepada DT Peduli. “Alhamdulillah, hari ini kita bisa menunaikan amanah dari para donatur melalui kolaborasi yang baik bersama pemerintah desa dan masyarakat. Sinergi ini menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan kebermanfaatan qurban,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan teknis penyembelihan sesuai syariat Islam serta memastikan seluruh proses berjalan secara tertib, profesional, dan sesuai ketentuan. Thegar turut menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan dalam program-program sosial lainnya.

Tidak hanya fokus pada ibadah qurban, kegiatan ini juga menghadirkan suasana penuh kebersamaan melalui berbagai aktivitas warga. Di sela proses penyembelihan, panitia bersama relawan dan masyarakat mengadakan lomba untuk anak-anak, seperti estafet karet, balon gembira, memasukkan tusuk sate ke botol, hingga misi kelereng. Keterlibatan aktif warga dan anak-anak semakin memperkuat nuansa gotong royong dan kegembiraan desa.
Proses penyembelihan hingga distribusi berjalan lancar, tertib, dan transparan, berkat koordinasi erat antara panitia DT Peduli Jatim, pemerintah desa, serta partisipasi aktif warga.
Melalui Qurban Festival ini, DT Peduli Jatim kembali menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program kemanusiaan yang berdampak luas. Lebih dari sekadar penyaluran qurban, kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara lembaga sosial, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan manfaat yang lebih besar, berkelanjutan, dan dirasakan secara langsung oleh penerima manfaat.
Penulis : Kia
Penyunting : Cristi A. Sarif