Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | SEMARANG — Daarut Tauhiid (DT) Peduli Jawa Tengah (Jateng) menggelar Tasyakuran Pelepasan Mahasiswa Penerima Manfaat Program Beasiswa pada Kamis (27/8/2026). Kegiatan ini menjadi momentum syukur sekaligus apresiasi atas perjuangan para mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh tahapan akademik, mulai dari penyusunan tugas akhir hingga dinyatakan lulus dalam sidang akhir.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa dalam kegiatan tersebut. Para mahasiswa bersama jajaran DT Peduli Jateng berkumpul untuk merayakan capaian yang telah mereka perjuangkan selama masa pendidikan. Bagi para mahasiswa, momen ini tidak sekadar menjadi seremoni pelepasan, tetapi juga menjadi penanda berakhirnya satu fase pendidikan dan dimulainya perjalanan baru untuk berkarya di tengah masyarakat.

Salah seorang mahasiswa penerima manfaat, Nihayatur Rif’ah, Mahasiswi Universitas Negeri Semarang (Unnes), hadir mewakili rekan-rekannya untuk menyampaikan apresiasi kepada DT Peduli Semarang. Ia mengungkapkan bahwa dukungan yang diberikan selama masa pendidikan bukan hanya berupa bantuan pendidikan, tetapi juga pendampingan yang turut menguatkan mereka dalam menyelesaikan perkuliahan.
“Dukungan dari DT Peduli Jateng bukan sekadar support biaya kuliah di semester akhir, tetapi juga pembinaan karakter yang luar biasa. Pendampingan moral dan arahan yang konsisten inilah yang menguatkan langkah kami hingga bisa bertahan dan menyelesaikan kuliah tepat waktu,” ungkap Nihayatur.
Sebagai bentuk rasa terima kasih dan ikatan kekeluargaan, para mahasiswa turut menyerahkan cinderamata kepada Perwakilan DT Peduli Jateng. Kebersamaan kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng bersama sebagai simbol rasa syukur atas keberhasilan para penerima manfaat dalam menyelesaikan pendidikan.
Kepala Cabang DT Peduli Semarang, Vita, menyampaikan rasa bangga sekaligus berpesan agar berakhirnya masa beasiswa tidak menjadi akhir dari hubungan dan proses pembinaan.
“Kami sangat bersyukur dan bangga melihat kegigihan adik-adik mahasiswa. Meskipun hari ini sudah selesai menjadi penerima manfaat beasiswa, bukan berarti proses kita selesai. Teman-teman tetap menjadi bagian dari keluarga besar dan Santri Aa Gym. Jadilah pribadi yang bermanfaat di mana pun berada, dan jangan sungkan untuk tetap bersilaturahmi ke Kantor DT Peduli. Pintu kami selalu terbuka untuk teman-teman,” tutur Vita penuh haru.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pembekalan singkat dan doa bersama. Para mahasiswa mendapatkan penguatan untuk membawa ilmu dan pengalaman yang telah diperoleh selama masa pendidikan agar dapat diterapkan dalam kehidupan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Momen pelepasan ini menjadi pengingat bahwa berakhirnya masa beasiswa bukanlah akhir dari sebuah hubungan. Para mahasiswa kini melangkah sebagai alumni dengan membawa bekal pendidikan, pengalaman pembinaan, serta nilai-nilai kebaikan yang diharapkan dapat terus tumbuh dan diwujudkan dalam kiprah mereka di tengah masyarakat.
Penuh harap dan doa, DT Peduli Jateng melepas para lulusan untuk menapaki perjalanan berikutnya. Dari penerima manfaat, tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, dan kelak menjadi insan yang mampu memberi manfaat bagi sesama.
Baca Juga : DT Peduli Jateng Gelar MMQ di Lima Titik Wilayah Semarang, Ajak Penerima Manfaat Lebih Dekat kepada Allah
Penulis : Agung Saputra
Penyunting : Cristi A. Sarif