Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | SEMARANG - Suasana ceria tampak di sejumlah lembaga pendidikan anak di Kota Semarang saat Daarut Tauhiid (DT) Peduli Semarang, Jawa Tengah (Jateng), menggelar Kegiatan “Berkisah Peduli Kemanusiaan”. Kegiatan yang dikemas dengan cerita dan interaksi bersama anak-anak ini tidak hanya menjadi ruang edukasi, tetapi juga membawa misi kemanusiaan.

Kegiatan tersebut digelar di empat titik, yakni di TK Madinatul Ilmi Tlogosari, KB dan TK Pelita Bangsa Ngaliyan, PAUD Islam Bintang Juara Gunung Pati, serta RA Nawira Aulia Banyumanik.
Melalui kegiatan berkisah, anak-anak diajak menikmati cerita yang dekat dengan kehidupan mereka. Di sela suasana belajar yang menyenangkan, pesan tentang kebaikan, kepedulian, dan berbagi disampaikan dengan cara yang sederhana dan mudah diterima.

Namun, di balik keceriaan tersebut terdapat persoalan kemanusiaan yang ingin turut diangkat. Penggalangan dana dari kegiatan ini ditujukan untuk mendukung penanganan dampak bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT), serta membantu penyediaan air bersih bagi masyarakat di wilayah pelosok Jawa Tengah yang mengalami kekeringan.
Penggagas Kegiatan, Siti Mahmudah, mengatakan Kegiatan “Berkisah Peduli Kemanusiaan” sengaja dikemas dengan pendekatan yang dekat dengan dunia anak. Menurutnya, anak-anak perlu dikenalkan sejak dini bahwa kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dalam kehidupan.
“Kami ingin anak-anak tidak hanya mendapatkan cerita, tetapi juga belajar tentang kepedulian. Bahwa di luar sana ada saudara-saudara kita yang sedang menghadapi bencana dan ada yang kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Siti Mahmudah.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi titik awal untuk menumbuhkan kebiasaan berbagi, sekaligus mengajak lebih banyak masyarakat terlibat dalam aksi kemanusiaan.
“Semoga dari kegiatan sederhana ini semakin banyak yang tergerak untuk berbagi. Tidak harus menunggu punya banyak, karena kebaikan bisa dimulai dari apa yang kita mampu,” katanya.
Antusiasme anak-anak menjadi salah satu bagian yang mewarnai pelaksanaan kegiatan di empat lokasi tersebut. Mereka mengikuti rangkaian berkisah dengan penuh perhatian dan terlibat dalam interaksi yang dibangun selama acara.
Bagi DT Peduli Jateng, keterlibatan anak-anak dalam kegiatan ini menjadi pesan penting bahwa nilai kemanusiaan dapat dikenalkan sejak usia dini. Edukasi tidak hanya berlangsung di dalam kelas, tetapi juga dapat menjadi pintu masuk untuk mengenalkan kondisi dan kebutuhan masyarakat di berbagai daerah.

Sementara itu, bantuan yang dihimpun diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak gempa di NTT dan warga di pelosok Jawa Tengah yang menghadapi persoalan kekeringan dan keterbatasan akses air bersih.
Kegiatan “Berkisah Peduli Kemanusiaan” menjadi pengingat bahwa aksi kemanusiaan dapat dimulai dari mana saja. Dari ruang belajar anak-anak di Semarang, kepedulian diharapkan dapat bergerak lebih jauh dan menjangkau mereka yang sedang membutuhkan. DT Peduli Jateng meyakini bahwa dari sebuah cerita, tumbuh kepedulian. Dari kepedulian, lahir gerakan untuk membantu sesama.
Baca Juga : DT Peduli Jateng Salurkan Mushaf Al-Qur'an dan Alat Ibadah ke Panti Asuhan Nurul Huda di Kabupaten Demak
Penulis : Agung Saputra
Penyunting : Cristi A. Sarif