Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | BANDA ACEH - Dalam upaya memperkuat pemahaman dasar keislaman para santri, Rumah Tahfidz Al-Qur'an (RTQ) binaan Daarut Tauhiid (DT) Peduli Aceh menggelar kegiatan pembinaan bertajuk "Fardhu 'Ain" pada Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini menghadirkan Ustaz Andrei Al Qudri sebagai pemateri dan disimak dengan antusias oleh para Santri RTQ.
Program pembinaan rutin tersebut dirancang untuk membentuk santri yang tidak hanya unggul dalam hafalan al-Qur'an, tetapi juga memiliki pemahaman yang benar terhadap ilmu-ilmu dasar Islam. Materi Fardhu 'Ain dipilih sebagai bekal utama agar setiap santri memahami kewajiban yang harus diketahui dan diamalkan oleh setiap muslim dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Ustaz Andrei Al Qudri menjelaskan bahwa ilmu fardhu 'ain merupakan fondasi bagi setiap muslim dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT. Ia menguraikan pentingnya memahami aspek-aspek dasar seperti akidah, thaharah, shalat, adab, serta kewajiban-kewajiban yang harus dipelajari sebelum mendalami ilmu-ilmu lainnya. Menurutnya, seorang penghafal al-Qur'an harus mampu menghadirkan hafalannya dalam bentuk amal dan akhlak yang baik.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Para santri mengajukan berbagai pertanyaan seputar praktik ibadah dan persoalan yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Suasana pembelajaran yang komunikatif memberikan kesempatan kepada santri untuk memperdalam pemahaman mereka terhadap materi yang disampaikan.

Melalui kegiatan ini, DT Peduli Aceh berharap para Santri RTQ memiliki landasan ilmu agama yang kuat sehingga mampu menjalankan ibadah dengan benar sesuai tuntunan syariat. Selain menjadi penghafal al-Qur'an yang berkualitas, Santri RTQ juga diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, istiqamah dalam beribadah, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Islam di tengah keluarga dan masyarakat.
Program pembinaan seperti ini menjadi salah satu komitmen DT Peduli Aceh dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang antara penguatan hafalan al-Qur'an, pemahaman ilmu syariat, dan pembentukan karakter, sehingga lahir generasi Qur'ani yang berilmu, beramal, dan siap menjadi teladan bagi umat.
Penulis : Anna, Musyrifah RTQ
Penyunting : Cristi A. Sarif