Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | BANDAR LAMPUNG – Pada Senin (04/05/2026) Kantor Daarut Tauhiid (DT) Peduli Lampung diliputi suasana haru, semangat, dan doa dari puluhan calon santri bersama orangtuanya, yang memadati ruang seleksi untuk mengikuti Tes Penerimaan Santri Baru Beasiswa Rumah Tahfidz Qur’an (RTQ) DT Peduli Lampung Tahun Ajaran 2026 / 2027.
Para peserta sudah mengantri sejak Pukul 07.30 WIB dan berlangsung dengan lancar. Seleksi tahun ini dirancang untuk mengukur kesiapan calon santri secara menyeluruh, baik dari sisi ilmu, baca al-Qur’an, maupun kesiapan keluarga. Rangkaian tes meliputi empat tahap.
Pertama, tes wawasan keislaman untuk menguji pemahaman dasar aqidah, ibadah, sirah, dan akhlak. Kedua, tes tahsin untuk menilai kemampuan membaca al-Qur’an dengan tajwid yang benar. Ketiga, tes tahfidz, peserta yang lulus tahsin langsung melanjutkan ke tes hafalan sesuai capaian masing-masing. Keempat, tes wawancara orangtua dan anak untuk menggali motivasi, komitmen, dan kesiapan mental keluarga dalam mendampingi santri selama di asrama.
Di luar ruang ujian, para orangtua tampak menunggu dengan perasaan campur aduk. Ada yang berdoa pelan, ada pula yang menenangkan anaknya yang terlihat gugup.
“Jujur deg-degan ya, tapi senang lihat anak-anak semangat datang tes. Semoga diberi jalan kalau memang ini yang terbaik untuk masa depan anak saya,” ungkap Nur, Wali dari salah seorang peserta.
Hal serupa disampaikan oleh Wawan, Guru ngaji anak yatim yang ia antar untuk ikut tes. “Saya dari awal memang ingin anak ini mondok dan hafal Qur’an. Proses seleksinya rapi, panitianya ramah. Kami jadi lebih yakin menitipkan anak asuh TPQ saya di sini,” ungkapnya.
Redi Ansah, Kepala Kantor DT Peduli Lampung, menyampaikan apresiasi atas antusias peserta dan keluarganya. “Tujuan seleksi ini bukan hanya mencari yang paling banyak hafalannya. Tapi kami ingin menjaring anak-anak yang punya niat kuat, adab baik, dan keluarga yang siap mendukung proses tahfidz di asrama, karena menghafal Qur’an itu perjalanan panjang, butuh kebersamaan antara santri, orangtua, dan lembaga,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa beasiswa ini adalah amanah dari para donatur yang istiqamah mendukung pendidikan Qur’an di Lampung. “Semoga setiap langkah yang ditempuh hari ini menjadi wasilah keridhoan Allah SWT. Kami doakan semua diberi kemudahan,” tambahnya.
Ujian seleksi ini menjadi langkah awal bagi para calon santri untuk menempuh pendidikan di lingkungan asrama Rumah Tahfidz Qur’an DT Peduli Lampung. Di balik lembaran soal dan pertanyaan wawancara, tersimpan harapan besar, yakni lahirnya generasi penghafal Qur’an yang beriman, berilmu, beradab, dan bermanfaat bagi umat.
Baca Juga : DT Peduli Lampung Sediakan Warung Sedekah, Jadi Titik Harapan Pencari Nafkah
Penulis : Ari
Penyunting : Cristi A. Sarif