Dipublish pada:
BANDUNG – Gaza, Palestina kembali berduka. Rudal-rudal kembali menghantam permukiman warga Gaza hingga merenggut banyak korban luka dan jiwa. Berdasarkan informasi dari Kementrian Kesehatan Palestina, hingga Selasa (10/10) pukul 20:22, sebanyak 788 jiwa meninggal dunia dan 4.100 jiwa luka-luka.
Konflik berdarah ini kembali menjadi sorotan dunia,
tak terkecuali rakyat Indonesia. Berbagai reaksi maupun dukungan disuarakan para
tokoh agama, termasuk dari Pembina Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, KH.
Abdullah Gymnastiar.
Dalam kajian rutin MQ Pagi yang disiarkan pada Selasa
(10/10), Aa Gym, sapaan akrabnya,
mengungkapkan perasaannya setelah mengetahui kondisi saudara-saudara muslim di
Palestina pascagempuran Israel beberapa waktu lalu.
“Aa sedang tidak bisa lepas dari memikirkan saudara-saudara di Palestina.
Ini ada sedih, ada geram, ada marah, ada jengkel, tapi harus ada tindakan nyata
karena kita tidak bisa menolong langsung ke sana,” ujarnya.

“Kita harus jaga pikiran kita, walaupun kita empati, peduli, tapi juga jangan sampai termakan oleh kesedihan dan kecemasan yang tidak produktif. Jadi, jangan sampai kita memikirkan berlebihan sehingga kita jadi tidak produktif,” lanjutnya.
Aa Gym melanjutkan, sebagai muslim, kita jangan sampai
hanya berdiam diri dan menyaksikan korban terus berjatuhan. Meski jauh dari
saudara-saudara di Palestina, ada tiga hal yang masih bisa dilakukan untuk
membantu mereka.
Pertama, doa. Aa Gym mengingatkan agar tidak
meremehkan kekuatan doa karena Allah tidak pernah jauh dengan hamba-Nya dan
mendengar setiap keluh kesah dan doa hamba-hamba-Nya.

“Allah pasti mendengarkan. Mungkin satu roket tidak meledak dari Israel, mungkin satu keluarga terselamatkan, mungkin yang terluka
diberi kesabaran oleh Allah, mungkin yang wafat menjadi jalan syuhada, dan mungkin ada hal-hal yang tidak terbayang,” katanya.
“Doa pasti didengar dan Allah mengabulkan dengan caranya. Jangan
remehkan satu doa yang ikhlas dan yakin dari kita, karena tidak ada yang luput
dari pengetahuan Allah, tidak ada yang luput dari pendengaran Allah, dan
tidak ada yang luput dari dari janji
Allah,” lanjutnya.
Kedua, sebarkan informasi yang benar. Aa Gym mengajak umat Islam untuk menyebarkan informasi yang benar supaya orang lain memahami duduk perkara sebenarnya. Aa Gym menjelaskan, bahwa saat ini rakyat Palestina sedang berjuang membela tanah airnya dari penjajahan dan kezaliman Israel.
“Palestina punya hak untuk merdeka, punya hak untuk hidup di tanah
airnya sendiri, punya hak untuk menjadi sebuah bangsa yang bermartabat. Nah,
walaupun kita orang kecil, tapi terus gaungkan kepada keluarga, kepada sanak
saudara, kepada tetangga, pokoknya harus
berbuat sesuatu, jangan sampai diam,” tegasnya.

Ketiga, berjuang dengan harta. Pada poin ini, Aa Gym mengajak umat Islam menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu saudara-saudara di Palestina dan dititipkan kepada lembaga yang kredibel dan tepercaya, salah satunya adalah DT Peduli.
“Kita sisihkan (harta) untuk saudara kita di Palestina, lalu nanti kita amanahkan kepada lembaga yang kredibel. Kita niatkan menolong saudara kita beli obat, beli makanan, beli selimut, dan beli susu untuk bayi-bayi,” paparnya.
“Ajak orang tua untuk mengeluarkan tabungannya. In syaa Allah, bisa lewat DT Peduli, bisa lewat lembaga-lembaga lain yang kredibel. Kita harus ambil bagian, tetapi saat yang sama kita juga harus menyampaikannya lewat saluran yang kita percaya dan punya akses ke sana,” jelasnya.
Reporter: Astri Rahmayanti
Editor: Astri Rahmayanti