Dipublish pada:
MAKASSAR – Hujan yang menguyur Kota Makassar dan sekitarnnya mengakibatkan sejumlah titik di Kota Makassar terendam banjir. Setidaknya, ada 16 titik yang membutuhkan perhatian khusus, salah satunya di Jalan Toa Daeng.
Selasa (7/12), DT Peduli Sulawesi Selatan Tim SAR BPBD Kota Makassar mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Sekira 345 jiwa mengungsi di masjid-masjid di Toa Daeng. Selain mengevakuasi warga, DT Peduli Sulawesi Selatan juga menyalurkan bantuan logistik untuk para terdampak.
“Terima kasih kepada DT Peduli atas bantuan logistiknya. Kami yang terisolasi belum masak. Kami sangat terbantu dengan adanya logistik dari DT Peduli. Semoga air segera surut dan kami kembali membersihkan rumah masing- masing,” kata salah seorang penyintas, Rohani.

Asesmen dan penyaluran bantuan kemanusiaan terus dilakukan DT Peduli Sulawesi Selatan. Banyaknya titik pengungsian, membuat relawan kemanusiaan DT Peduli berupaya lebih keras menjangkau lokasi pengungsian.
DT Peduli Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan kemanusiaan dari amalsholeh.com, Kamis (9/12). Sebanyak 78 paket kebersihan dari amalsholeh.com disalurkan di Perum Swadaya dan Toa Daeng.

“Ada handuk, sabun, pasta gigi, sikat gigi, sabun cuci, sabun cuci piring disalurkan di Perum Swadaya dan Toa Daeng,” ujar Kepala DT Peduli Sulawesi Selatan, Hasmirah.
Untuk menjangkau lokasi, lanjutnya, relawan menggunakan rakit yang terbuat dari ban bekas dan kumpulan triplek bekas yang diikat. Relawan terpaksa menyeberang hingga 200 meter lantaran jembatan terputus diterjang banjir.
“Belum ada rakit atau perahu. Jadi, satu-satunya akses adalah rakit tersebut tersebut," lanjut Hasmirah. (MR/Astri)