Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | SALATIGA – Tawa riang dan wajah penuh kebahagiaan menghiasi perjalanan puluhan anak yatim dan dhuafa yang mengikuti program Wisata Edukasi Bahagia DT Peduli Jawa Tengah (Jateng) di Argotelo Kota Salatiga, pada Selasa (7/7/2026). Mengusung tema "Muharram Berbagi Harapan" kegiatan ini menjadi hadiah istimewa bagi anak-anak untuk belajar, bermain, sekaligus menumbuhkan semangat meraih cita-cita. 
Dengan penuh antusias anak-anak diajak membuat olahan dari singkong, tur indrustri, berkebun menanam singkong, hingga fun game di kebun Argotelo. Tidak hanya menambah wawasan, kegiatan ini juga melatih kerja sama, rasa tanggung jawab, dan kecintaan terhadap lingkungan. 
Ketua Pelaksana Wisata Edukasi Bahagia Muhammad Fathur Rahman (27) menyampaikan bahwa program wisata edukasi bahagia merupakan salah satu bentuk kepedulian DT Peduli dalam menghadirkan kebahagiaan sekaligus pendidikan karakter bagi anak-anak yatim dan dhuafa.
"Kami ingin anak-anak merasakan bahwa mereka dicintai dan diperhatikan. Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga motivasi untuk terus belajar, berani bermimpi, dan yakin bahwa masih banyak orang baik yang peduli terhadap masa depan mereka," ujarnya. 
"Terimakasih DT Peduli yang sudah mengemban tugas mulia mulai menemani bermain, belajar, bersosialisasi dan mengajarkan banyak hal. Kami tidak akan lupa akan kebahagiaan dan pengalaman yang sudah kami dapatkan, senyum kebahagiaan kami adalah bukti cinta kasih kami. Semoga DT Peduli dan para Donatur diberikan kesehatan, semakin sukses penuh dengan keberkahan dan kebahagiaan," ujar Poni Wartiningsih (54), salah satu orang tua peserta. 
"Jazakumullah Khoiron, DT peduli baik relawan maupun donatur yg membuat kegiatan anak-anak hari ini produktif dan menyenangkan, semoga DT peduli , donatur, dan relawan diberkahi dan dilipatgandakan rezekinya... aamiin" ujar Ani.
Melalui program-program kepedulian seperti Wisata Edukasi Bahagia, DT Peduli terus berkomitmen menghadirkan manfaat yang lebih luas, tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar anak-anak yatim dan dhuafa, tetapi juga membangun kebahagiaan, harapan, serta kepercayaan diri mereka untuk menatap masa depan yang lebih baik.
Penulis: Jadi
Penyunting: Agus ID