Dipublish pada:
DTPEDULI.ORG | YOGYAKARTA – Tawa riang dan wajah-wajah ceria mewarnai suasana Mina Swalayan pada Jumat (26/9/2025), saat DT Peduli Yogyakarta menggelar program Belanja Bahagia Bersama Adik-Adik Yatim. Sebanyak 15 anak yatim dari lingkungan sekitar Mina Swalayan turut serta dalam kegiatan penuh makna ini. Mereka diajak menikmati pengalaman berbelanja secara langsung, mulai dari memilih perlengkapan sekolah, pakaian, hingga kebutuhan pribadi.
Suasana hangat terasa sejak awal kegiatan. Anak-anak tampak antusias mendorong keranjang belanja dan berdiskusi kecil dengan pendamping tentang barang apa yang akan mereka pilih.
“Aku senang banget bisa pilih barang sendiri. Rasanya seperti ulang tahun!” ujar Askana salah satu peserta dengan wajah berseri.
Kebahagiaan anak-anak ini menjadi alasan kuat bagi DT Peduli untuk terus menghadirkan program serupa. Adhi, perwakilan dari tim DT Peduli Yogyakarta, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang belanja, tetapi tentang menghadirkan momen berharga bagi anak-anak yatim.
“Kami ingin anak-anak merasakan bahwa mereka dicintai dan diperhatikan. Bukan sekadar memberikan barang, tapi memberikan pengalaman yang membuat mereka merasa berharga dan bahagia. Senyum mereka hari ini adalah hadiah terbesar bagi kami,” ujar Adhi penuh haru.
Selain membuat anak-anak senang, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi mereka untuk belajar membuat pilihan dan mengenal nilai dari kebutuhan pribadi.
“Banyak dari mereka yang awalnya bingung, tapi kemudian belajar memilih apa yang benar-benar mereka butuhkan. Itu pengalaman kecil yang penting,” tambahnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi foto kenangan. Bagi anak-anak, hari itu menjadi salah satu hari yang paling membahagiakan. Sementara bagi DT Peduli, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa berbagi tak selalu harus besar, sebaliknya, bahkan langkah kecil sekalipun bisa menghadirkan senyum yang berarti.
Baca juga: Hadiahkan Senyum, DT Peduli Gelar Program Belanja Bahagia untuk 25 Anak Yatim
Penulis: Tim DT Peduli Yogyakarta
Editor: Agus ID