Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

Saat Tanah Merekah, Setiap Tetes Air Mengalirkan Berkah
 

 

Saat Tanah Merekah, Setiap Tetes Air Mengalirkan Berkah

Dipublish pada:

07 Aug 2026


DTPEDULI.ORG | BANDUNG – Langit Agustus menggantung cerah, namun di bawahnya, tanah-tanah mengering dan merekah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa Agustus 2026 menjadi puncak musim kemarau di hampir separuh wilayah Indonesia, mencakup 369 Zona Musim (ZOM). Durasi kemarau yang berjalan lebih panjang dari biasanya ini menyelimuti bumi Nusantara dengan terik yang menyengat, menyisakan jejak kekeringan yang kian meluas.

program peduli air bersih.jpg 285.29 KB
Datangnya kemarau membuat helaan napas berat setiap kali menatap sumur yang mengering di belakang rumah. Kekeringan memaksa langkah-langkah kaki yang keletihan menelusuri jalan setapak saban hari demi setetes air, antrean jeriken yang memanjang di bawah terik matahari, hingga rasa cemas memikirkan cara memasak, membasuh diri, dan membersihkan tempat ibadah. Air, yang biasanya mengalir tanpa henti, kini menjadi karunia yang sangat berharga dan dirindukan setiap tetesnya. 

Di tengah sunyinya harapan yang ikut mengering, DT Peduli bergerak menyusuri lorong-lorong desa. Melalui Program Peduli Air Bersih, ikhtiar dijalankan untuk menyapa saudara-saudara yang sedang diuji krisis air. Kehadiran bantuan ini membawa setitik kesejukan dan senyum yang sempat pudar di wajah-warga sejak Februari lalu. 

Mengalirkan Berkah dari Lampung hingga Tanah Jawa 

Semangat kebaikan itu mengalir dalam berbagai rupa. Di tempat-tempat yang membutuhkan solusi jangka panjang, DT Peduli menghadirkan sumur bor dan jaringan pipanisasi.  

Di Cirebon, tawa bahagia kembali terdengar dari 138 santri dan warga sekitar Pondok Pesantren Daarut Tarbiyatil Qur'an, Desa Ciniru, Kabupaten Kuningan, saat air segar meluncur deras dari sumur bor baru yang dibangun pertengahan Februari lalu.

program peduli air bersih 2.jpg 388.14 KB
Cerita serupa bersemi di tanah Lampung dan Solo. Dari Musholla Miftakhul Iman di Lampung Tengah, Masjid Al Muawwanah di Bandar Lampung, dan Musholla Al-Muttaqin di Kota Metro yang kini memiliki sumur bor, hingga Dusun Nandan di Sukoharjo yang kini memiliki jaringan pipa dan tandon air memadai. Kehadiran fasilitas ini bagaikan oase yang menghidupkan kembali denyut aktivitas warga dan kekhusyukan ibadah. 

“Alhamdulillah senang. Saya mewakili warga mengucapkan ribuan terima kasih kepada para donator atas bantuannya. Semoga air ini bermanfaat untuk kami semua,” ungkap Jaya, Ketua RT sekaligus Pengurus Masjid Al Muawanah, pada Juli lalu.

program peduli air bersih 3.jpg 453.18 KB
Ketika dahaga tak lagi bisa menunggu pembangunan fisik, armada tangki air DT Peduli sigap meluncur menerjang terjalnya jalanan desa. Di Bogor, sebanyak puluhan ribu liter air bersih disalurkan ke lima dusun di Desa Weninggalih Jonggol, Bantarsari, hingga Cimanggis Bojong Gede. Senyum haru terpancar dari wajah Ina, seorang warga Weninggalih yang telah dua bulan bertahan dalam keterbatasan. 

"Kami sudah mengalami kekeringan selama dua bulan. Terima kasih banyak kepada DT Peduli atas airnya. Alhamdulillah, ini sangat bermanfaat untuk kami," ucap Ina lembut, sambil tersenyum seraya menggenggam erat wadah airnya.

program peduli air bersih 6.jpg 534.72 KB
Lambaian tangan penuh syukur juga datang dari ribuan santri di Pondok Pesantren Sukahideung serta warga Desa Kalapagenep di Tasikmalaya. Bantuan tangki-tangki air yang tiba disambut antusias oleh anak-anak hingga orang tua. Hal yang sama dirasakan oleh Hendra, perwakilan warga Cibeber, Tasikmalaya, yang wilayahnya turut diterjang kekeringan panjang. 

"Alhamdulillah hari ini datang bantuan air bersih dari DT Peduli. Kami mengucapkan terima kasih. Mudah-mudahan air ini memberikan berkah untuk kami semua," tutur Hendra penuh haru. 

program peduli air bersih 4.jpg 413.89 KB
Rangkaian senyum dan ungkapan syukur yang terucap dari Lampung, Bogor, Cirebon, Solo hingga Boyolali menujukan kebaikan sekecil apa pun memiliki arti yang sangat besar. Setiap tetes air yang diberikan mengalirkan keberkahan meneguhkan persaudaraan. Kepedulian ini akan terus mengalir, menjangkau setiap sudut negeri yang merindukan kesejukan. 

Baca juga: DT Peduli Salurkan Air Bersih pada Reuni Akbar dan Milad ke-104 Pondok Pesantren Sukahideng 

Penyunting: Agus ID 

Ditulis Oleh:

Administrator