Layanan

Donasi

Beranda

Donasi

Layanan

Qurban Impact, Jembatan Kebaikan untuk Pelosok Nusantara hingga Tiga Puluh Negara
 

 

Qurban Impact, Jembatan Kebaikan untuk Pelosok Nusantara hingga Tiga Puluh Negara

Dipublish pada:

15 Apr 2026


DTPEDULI.ORG | BANDUNG – Guratan lelah di wajah seorang ibu di pelosok Gaza atau senyum simpul mualaf di pedalaman Nusantara adalah alasan mengapa qurban tak boleh sekadar menjadi ritual tahunan yang berpusat di hiruk-pikuk perkotaan. Di balik tumpukan daging yang kerap berlebih di kota-kota besar, terselip sebuah ketimpangan yang nyata, yakni jutaan orang di wilayah krisis masih bergelut dengan krisis pangan dan segala keterbatasan.

Qurban Impact 3.jpg 87.2 KB
Berangkat dari kegelisahan tersebut, Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) DT Peduli secara resmi meluncurkan program Qurban Peduli Negeri (QPN) 2026. Mengusung tajuk "Qurban Impact", program ini bukan sekadar penyaluran daging biasa, melainkan sebuah ikhtiar besar untuk menghadirkan keadilan pangan di atas panggung kemanusiaan global. 

Jembatan Solidaritas di Tengah Krisis 

Senin (13/4/2026), menjadi tonggak dimulainya gerakan ini. Melalui seremoni kick-off yang khidmat, DT Peduli menegaskan visi Qurban Impact, yakni "Satu Qurban, Berdampak Banyak Keberkahan". Program ini hadir sebagai jawaban atas laporan Food and Agriculture Organization (FAO) dan World Food Programme (WFP) yang menyebutkan bahwa akses terhadap protein hewani masih menjadi kemewahan yang sulit digapai oleh masyarakat di zona konflik dan daerah terdampak bencana. 

"Qurban tahun ini berbeda. Yang asalnya scope-nya lokal, sekarang akan bergerak ke internasional," ujar Jajang Nurjaman, Direktur Utama LAZNAS DT Peduli, dalam sambutannya. 

Ia menekankan bahwa DT Peduli kini memposisikan diri sebagai jembatan yang menghubungkan kekuatan umat muslim di Indonesia dengan mereka yang membutuhkan di seluruh dunia.  

"Lokal kita akan kuatkan, nasional kita akan luaskan, dan internasional, kita juga akan masuk ke level tersebut. Ini adalah upaya penguatan peradaban," tambahnya dengan nada optimis. 

Keberanian DT Peduli untuk meluaskan sayap pada tahun 2026 ini bukan tanpa dasar. Menengok ke belakang, dalam QPN 2025 dengan tema "Bisa Ke Mana Saja?", sebanyak 142.869 jiwa telah merasakan manfaat dari 577 ekor sapi, 3.204 ekor domba, dan 17 ekor unta. 

Jejak kebaikan tersebut tersebar di 1.439 titik tebar yang mencakup 34 provinsi di Indonesia, bumi Gaza di Palestina, hingga kamp pengungsian di Yordania. Angka tersebut adalah pijakan untuk melangkah lebih jauh demi dampak dan keberkahan yang lebih luas. 

Tahun ini, target sebaran manfaat melonjak drastis. Di dalam negeri, daging qurban dipastikan akan menyapa masyarakat di seluruh penjuru Nusantara, tepatnya di 38 provinsi. Sementara di kancah internasional, jangkauan diperluas hingga lebih dari 30 negara di kawasan Asia, Afrika, Timur Tengah, hingga Amerika dan Eropa. 

Qurban Impact 2.jpg 92.42 KB
Selain Palestina, negara-negara yang tengah dirundung duka dan kemiskinan seperti Yaman, Suriah, Somalia, Uganda, dan Sudan menjadi prioritas. Tak hanya itu, syiar qurban juga akan menyentuh komunitas muslim di Thailand, Kamboja, Laos, Myanmar, Vietnam, FIlipina,Timur Leste, Korea Selatan, China, Srilangka, India, Bangladesh, Afganistan, Suriah, Lebanon, Turki, Jerman, Spanyol, Prancis,  Australia, Selandia Baru, Papua Nugini, China, Rusia, hingga Amerika Serikat. 

Meluaskan Dampak, Menguatkan Harapan 

Iwan Firmansyah, Ketua Pelaksana QPN, menjelaskan bahwa filosofi "Impact" yang dibawa tahun ini memiliki makna jangkauan kebermanfaatan yang lebih masif. Menurutnya, program ini dirancang agar setiap amanah dipastikan sampai kepada mereka yang paling membutuhkan. 

“Qurban Impact ini bukan hanya sekadar pendistribusian, tapi dengan qurban impact ini bisa memberikan manfaat secara luas, secara global, kemudian kebermanfaatnya lebih luas lagi, yang awalnya hanya cabang saja ditambah Indonesia timur, namun tahun ini pasti 38 provinsi dan 30 negara. Kita jaga keikhlasan dari awal hingga akhir,” jelas Iwan, menekankan pentingnya aspek spiritual dalam pelaksanaan program ini. 

Program ini dirancang untuk menjangkau kelompok-kelompok rentan, mulai dari warga di pelosok yang jarang tersentuh bantuan, para mualaf yang sedang menguatkan iman, hingga saudara-saudara yang tertindas di wilayah konflik. Ini adalah momen untuk terhubung (connect), peduli (care), dan berbagi (share) tanpa sekat batas negara. 

Untuk memfasilitasi niat tulus masyarakat, DT Peduli menyediakan berbagai pilihan paket qurban yang inklusif dan kompetitif. Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, tersedia pilihan mulai dari paket domba/kambing promo seharga Rp1,6 juta hingga tipe super seharga Rp6 juta. 

Bagi mereka yang memilih sapi, tersedia paket mulai dari Rp12,6 juta. Sistem patungan sepertujuh bagian juga dibuka dengan nilai Rp1,8 juta, sehingga siapa pun dapat ikut serta dalam gerakan ini. Bahkan, tersedia paket Sapi Istimewa seharga Rp25,9 juta yang dikhususkan untuk penyaluran di wilayah Indonesia Timur yang secara geografis memiliki tantangan logistik tersendiri. 

Masyarakat yang ingin menitipkan amanah qurbannya dapat mengakses informasi lengkap dan melakukan pendaftaran melalui situs resmi di dtpeduli.org/qurbanimpact

Menurut Jajang, melalui sekerat daging qurban yang disalurkan dengan tepat, DT Peduli mengajak seluruh umat untuk tidak hanya sekadar menjalankan ibadah, tetapi juga menjadi bagian dari perubahan global. Karena setiap helai bulu hewan qurban yang disembelih, selain menjadi pemberat amal, juga membawa pesan bahwa kemanusiaan tidak mengenal batas dan harus terus dikuatkan. 

"Mudah-mudahan ini menjadi ikhtiar kita. Semoga Allah berikan pertolongan," tutup Jajang Nurjaman. 

Baca juga: Qurban Ke Mana Saja, Program QPN 2025 Jangkau Pelosok Indonesia hingga Palestina 

Penyunting: Agus ID 

Ditulis Oleh:

Administrator